BREAKING NEWS
Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Bangun 10 Kota Satelit Baru, Solusi Rumah Murah untuk Warga Bergaji Rendah

Nurul - Jumat, 15 Mei 2026 08:04 WIB
Pemerintah Bangun 10 Kota Satelit Baru, Solusi Rumah Murah untuk Warga Bergaji Rendah
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kanan) didampingi Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional (BSN) Alex Sofjan Noor (kiri) dalam jumpa pers usai rapat di Kantor BSN Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Foto: ANTARA/Harianto)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pemerintah berencana membangun 10 kota satelit baru di berbagai daerah sebagai solusi penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga warga dengan gaji menengah atau tanggung.

Menteri Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait mengatakan sejumlah daerah yang masuk dalam rencana pembangunan kota baru tersebut antara lain Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, hingga Kubu Raya.

"Kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya dan beberapa titik lainnya," ujar Maruarar Sirait.

Baca Juga:

Kota satelit tersebut nantinya tidak hanya menyediakan rumah rakyat, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti sarana pendidikan, tempat ibadah, layanan kesehatan, hingga fasilitas olahraga.

Pemerintah juga membuka kemungkinan pembangunan rumah tapak maupun hunian vertikal seperti rumah susun subsidi di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Roberia, mengatakan konsep kota baru akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lahan di tiap wilayah.

Saat ini, Kementerian PKP bersama Kementerian ATR/BPN tengah melakukan survei lokasi strategis untuk pembangunan kota baru dan rumah subsidi.

Salah satu lokasi yang telah dipastikan siap dibangun berada di Kabupaten Tangerang dengan luas lahan sekitar 5 hektare.

Selain pembangunan kawasan hunian, pemerintah juga mulai menggandeng sektor perbankan untuk mendukung pembiayaan kredit rumah bagi masyarakat.

Program pembangunan kota satelit tersebut nantinya akan masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) sebagai bagian dari solusi mengurangi kepadatan kota besar sekaligus memperluas akses hunian layak dan terjangkau.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menlu Sugiono Bawa Isu Palestina hingga Gugurnya Pasukan UNIFIL ke Pertemuan BRICS di India
Indonesia–Rusia Sepakati Kerja Sama PLTN hingga Migas, Target Tambah 70 GW Listrik
Ombudsman Soroti Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 M, Diduga Tak Wajar dan Berpotensi Mark Up
200 Ribu Anak Terpapar Judol, DPR Minta Negara Segera Bertindak
Usai Tragedi ALS, Pemprov Sumut Batasi Usia Bus AKAP Maksimal 25 Tahun
Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Nobar Film Pesta Babi: Biarkan Publik Menonton dan Menilai
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru