BREAKING NEWS
Rabu, 08 Juli 2026

Warga Bener Meriah Berterima Kasih, Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang dan Siapkan Solusi Permanen

Raman Krisna - Selasa, 07 Juli 2026 21:58 WIB
Warga Bener Meriah Berterima Kasih, Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang dan Siapkan Solusi Permanen
Kasatgas PRR Tito Karnavian saat berbincang dengan tokoh masyarakat Syahrial, Selasa (7/7/2026) malam. (foto: Dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BENER MERIAH – Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Jembatan yang sebelumnya diperbaiki secara swadaya oleh warga itu selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.

Karena itu, kepastian pemerintah untuk memperkuat jembatan sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang disambut positif oleh warga.

Baca Juga:

Tokoh masyarakat Enang-Enang, Syahrial, mengatakan hasil pertemuan bersama pemerintah memberikan harapan baru bagi masyarakat terkait perbaikan konektivitas di kawasan tersebut.

"Perencanaannya sungguh luar biasa, ada tiga hal yang akan dikerjakan. Jalan Werlah ke Simpang Lancang diperlebar menjadi enam meter, kemudian langsung diaspal, dibangun dua jembatan, kemudian satu jembatan layang. Alhamdulillah," ujar Syahrial saat berbincang dengan Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian, Selasa (7/7/2026) malam.

Menurut Syahrial, masyarakat juga menyambut baik keputusan pemerintah untuk tetap mempertahankan fungsi Jembatan Enang-Enang sembari mempersiapkan pembangunan infrastruktur yang lebih permanen.

"Jembatan Enang-Enang ini sudah bersepakat kita bahwa PU dan pemerintah bekerja sama di sini demi kepentingan rakyat. Sekali lagi kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia yang sudah memperhatikan kami demi kepentingan rakyat," katanya.

Sementara itu, Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menjelaskan pemerintah telah menetapkan tiga langkah penanganan yang akan berjalan secara bersamaan.

Langkah pertama adalah memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang agar tetap dapat digunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Langkah kedua, pemerintah akan memperlebar dan mengaspal jalan alternatif Werlah menjadi enam meter, sekaligus membangun dua jembatan permanen pada tahun ini.

Adapun langkah ketiga adalah membangun jembatan bentang panjang sekitar 300 meter sebagai solusi jangka panjang yang diproyeksikan menjadi ikon baru kawasan Tanah Gayo.

"Jembatan Enang-Enang ini tetap difungsikan, diperkuat semaksimal mungkin oleh Balai PU, tujuannya supaya paling tidak untuk roda dua dan roda empat kendaraan biasa. Tapi kalau untuk roda enam, truk apalagi, belum bisa," kata Tito.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Dorong Majelis Taklim di Medan Punya Program Nyata, Pemko Siap Bantu Legalitas hingga Fasilitas
Rico Waas: Pembenahan Belawan Harus Menyeluruh, Tak Bisa Lagi Parsial
Isu Istri dan Anak Menteri PU Dody Hanggodo Ikut Perjalanan Dinas ke AS Pakai APBN, Kementerian PU Buka Suara
PLN: Blackout Sumatera Telan Kerugian Rp80 Miliar
Lantik Istri dan Sepupu Jadi Pejabat, Wali Kota Bima Akhirnya Buka Suara
Harga Tiket PRSU 2026 Jadi Perbincangan, Panitia Buka Suara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru