BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?

gusWedha - Jumat, 02 Oktober 2026 22:59 WIB
Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
Ketua Umum Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan), Budi Mulyawan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Persoalan lain yang dinilai tidak kalah penting adalah kualitas sumber daya manusia.

Menurut Budi, sekitar 60 persen tenaga kerja Jakarta masih berpendidikan SMP dan SMA.

Karena itu, ia menilai peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi bagian penting dari agenda Jakarta menuju kota global.

Ekonomi global membutuhkan pekerja dengan kemampuan digital, bahasa asing, analisis data, kecerdasan buatan, jasa keuangan, teknologi, hingga industri kreatif.

Di sinilah, menurut Budi, terdapat paradoks pembangunan Jakarta.

Gedung dan infrastruktur dapat dibangun dalam hitungan tahun. Namun, membangun talenta membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang.

Rp4.700 Triliun, Mampukah APBD Membiayai Ambisi Kota Global?

Tantangan berikutnya adalah pembiayaan.

APBD Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun, turun dari APBD perubahan 2025 sebesar Rp91,86 triliun.

Penurunan tersebut terutama dipengaruhi berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD).

Di sisi lain, kebutuhan pembiayaan Jakarta hingga 2045 diproyeksikan mencapai sekitar Rp4.700 triliun.

Angka tersebut tercantum dalam dokumen perencanaan Jakarta yang merujuk pada Studi Jakarta RISE #20 oleh Kearney.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis AI, Warga Cukup Akses Lewat WhatsApp
Refleksi Rido Hermawan: Ketika Manusia Terpisah dari Dirinya dan Alam
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Harapan Dunia Usaha Menuju 2027
1,69 Juta Warga Sumut Masuk Kategori Sangat Miskin
13.702 Keluarga di Sumut Terima Bantuan Pascabencana, Tapanuli Tengah Terbesar
Ruang Pelayanan Satintelkam Polres Binjai Kini Lebih Modern, Aktivis Dhani Lubis: Jangan Berhenti pada Tampilan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru