BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?

gusWedha - Jumat, 02 Oktober 2026 22:59 WIB
Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
Ketua Umum Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan), Budi Mulyawan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Misalnya, pendidikan jasa keuangan di Jakarta Pusat, logistik dan kepelabuhanan di Jakarta Utara, serta ekonomi kreatif dan digital di Jakarta Selatan.

Di tingkat masyarakat, pusat vokasi modern juga dapat dikembangkan lebih dekat dengan permukiman warga.

"Kalau Jakarta ingin menjadi kota global, anak dari Cilincing harus punya peluang yang sama untuk masuk ekonomi global seperti anak dari Pondok Indah," kata Budi.

Pesannya, pembangunan Jakarta tidak boleh hanya memberikan keuntungan kepada investor dan ekspatriat, sementara warga Jakarta sendiri hanya menjadi penonton.

Murah Bukan Berarti Gratis, Berkelanjutan Bukan Berarti APBD Selamanya

Budi juga menekankan bahwa pendidikan berkualitas tidak harus selalu dimaknai sebagai seluruh layanan diberikan secara gratis oleh pemerintah.

Menurut dia, yang lebih penting adalah menekan beban keluarga sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas.

Untuk menjaga keberlanjutan, ia mengusulkan skema dana abadi pendidikan yang dapat diisi dari sumber pendapatan non-APBD, termasuk pemanfaatan naming right atau kontribusi dari ekosistem usaha.

Ia juga mengusulkan agar perusahaan global yang berinvestasi di Jakarta terlibat langsung dalam pengembangan sekolah kejuruan.

Bukan sekadar CSR seremonial, melainkan kerja sama dalam penyusunan kurikulum, sertifikasi, teknologi, dan penyaluran lulusan.

Dengan begitu, investasi asing tidak hanya diukur dari nilai modal yang masuk, tetapi juga dari manfaat yang diterima masyarakat melalui peningkatan kualitas tenaga kerja.

Ukuran Kota Global Jangan Hanya Peringkat

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis AI, Warga Cukup Akses Lewat WhatsApp
Refleksi Rido Hermawan: Ketika Manusia Terpisah dari Dirinya dan Alam
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Harapan Dunia Usaha Menuju 2027
1,69 Juta Warga Sumut Masuk Kategori Sangat Miskin
13.702 Keluarga di Sumut Terima Bantuan Pascabencana, Tapanuli Tengah Terbesar
Ruang Pelayanan Satintelkam Polres Binjai Kini Lebih Modern, Aktivis Dhani Lubis: Jangan Berhenti pada Tampilan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru