BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Erick Thohir Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelatnas dan Target Prestasi Indonesia

Adelia Syafitri - Sabtu, 09 Mei 2026 18:25 WIB
Erick Thohir Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelatnas dan Target Prestasi Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. (Foto: Dok. Kemenpora)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus menjalankan efisiensi anggaran agar program yang dijalankan tetap tepat sasaran dan sesuai kebutuhan pembangunan olahraga nasional.

Hal itu disampaikan Erick usai menghadiri Rapat Anggota 2026 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

"Tentu kami Kemenpora akan terus mengefisiensikan anggaran untuk bisa tepat sasaran. Itu yang kami lakukan saat ini," kata Erick.

Baca Juga:

Efisiensi anggaran Kemenpora belakangan menjadi sorotan publik setelah sejumlah program olahraga terdampak, termasuk batalnya Pra Pekan Olahraga Nasional (Popnas) 2026.

Selain itu, Program Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS) tahun anggaran 2026 juga diberhentikan sementara.

Meski demikian, Erick memastikan program prioritas seperti persiapan atlet menuju Asian Games 2026 tetap berjalan sesuai rencana.

Ia mengaku telah menerima berbagai masukan dari KOI dan sejumlah cabang olahraga terkait kebutuhan pendanaan pembinaan atlet di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Menurut Erick, dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap kemajuan olahraga nasional juga tetap kuat.

"Beliau adalah tokoh olahraga, beliau bagian dari olahraga nasional. Termasuk juga saya sendiri bagian dari olahraga nasional," ujarnya.

Lebih lanjut, Erick menjelaskan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait keberlanjutan program pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Pelatnas tersebut disiapkan secara bertahap untuk menghadapi berbagai ajang internasional, mulai dari Asian Games 2026, SEA Games 2027 hingga Olimpiade 2028.

"Kami sedang mengatur ulang bersama Kementerian Keuangan agar program pelatnas tetap berjalan berkelanjutan," katanya.

Erick optimistis dukungan berbagai pihak di kabinet yang memiliki keterlibatan di dunia olahraga dapat membantu memperkuat pembinaan atlet nasional ke depan.*

(an/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tragedi Dokter Muda Jadi Alarm, DPR Desak Reformasi Total Program Internship Kedokteran
Polri Waspadai Indonesia Jadi Basis Baru Kejahatan Transnasional usai Penggerebekan Judol Internasional
Polisi Sita Rp 1,9 Miliar hingga Puluhan Juta Dong dari Penggerebekan Judol 321 WNA di Hayam Wuruk
Terungkap! Kantor Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, 321 WNA Diamankan Polisi
Prabowo Tegaskan Laut Indonesia Harus Dikelola Nelayan Lokal, 1.582 Kapal Ikan Disiapkan untuk Rakyat
Polri Bongkar Sindikat Judi Online Internasional di Jakarta, 321 WNA Ditangkap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru