BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara dan Petani Hempang Aliran Sungai Ramunia, Atasi Kekeringan Persawahan Mas

Muhammad Taufik - Rabu, 28 Januari 2026 21:48 WIB
Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara dan Petani Hempang Aliran Sungai Ramunia, Atasi Kekeringan Persawahan Mas
Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara untuk melakukan gotong royong bersama kelompok tani guna menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, agar air dapat dialirkan ke saluran irigasi persawahan, Rabu (28/01/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA - Merespons keluhan petani terkait keringnya lahan persawahan di sejumlah desa di Kecamatan Air Putih, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bergerak cepat dengan memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara untuk melakukan gotong royong bersama kelompok tani guna menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, agar air dapat dialirkan ke saluran irigasi persawahan, Rabu (28/01/2026).

Para petani di sejumlah desa di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, bersama kelompok tani melaksanakan gotong royong menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, guna mengalirkan air ke saluran irigasi persawahan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kekurangan pasokan air yang berdampak pada lahan pertanian warga.

Baca Juga:

Gotong royong tersebut melibatkan puluhan petani dan warga desa yang sejak pagi hari turun langsung ke sungai.

Dengan menggunakan peralatan sederhana, warga membangun tanggul sementara untuk mengarahkan aliran air sungai menuju saluran irigasi yang mengairi area persawahan.

Ketua Kelompok Tani ALS Desa Titi Payung, Rasyid, mengatakan bahwa penghempangan sungai ini merupakan langkah darurat untuk menjaga tanaman padi agar tetap memperoleh pasokan air yang memadai.

"Debit air belakangan ini menurun, sementara kebutuhan air untuk sawah sangat mendesak. Karena itu, kami sepakat bergotong royong agar air dapat kembali mengalir ke persawahan," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertanian di desa-desa Kecamatan Air Putih, khususnya wilayah Daerah Irigasi Perkotaan.

Menurutnya, tanpa pasokan air yang cukup, petani berpotensi mengalami penurunan hasil panen.

Kepala Desa Pasar Lapan, Hendrik Hutasoit, yang turut meninjau kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan warga.

Ia menilai budaya gotong royong masih menjadi solusi nyata dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur irigasi.

"Kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sektor pertanian. Pemerintah desa akan terus mendukung upaya-upaya masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di desa," katanya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Komitmen Layanan Kesehatan Berbuah Penghargaan, Aceh Raih UHC Awards 2026
Pengadilan Negeri Medan Vonis Nelayan Pelaku Pembunuhan Remaja di Belawan
Sumut Raih Penghargaan Presiden, Bobby Nasution Fokus Pulihkan 43 Ribu Ha Lahan Sawah Pasca Banjir
Bawang Merah Jadi Komoditas Andalan Petani di Deli Serdang, Modal Kecil Untung Besar
Tgk Saifuddin A. Rasyid Ingatkan Umat Islam Ambil Hikmah Bencana Akhir Tahun
Petir Menyambar Sawah di Indramayu, Dua Petani Tak Tertolong
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru