Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus LP3KD Kota Medan di Ruang Khusus Wali Kota, Balai Kota Medan, Jumat, 22 Mei 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan tersebut dapat dipadukan dengan Pesparawi sebagai bentuk penguatan keberagaman dan harmoni antarumat beragama.
Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan di Ruang Khusus Wali Kota, Balai Kota Medan, Jumat, 22 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua LP3KD Kota Medan Antonius Tumanggor bersama Sekretaris Pinta Omastri Pandiangan menyampaikan sejumlah program kerja, termasuk persiapan pelantikan pengurus yang direncanakan pada Juli mendatang.
Selain itu, LP3KD juga menyiapkan kontingen Kota Medan untuk mengikuti Pesparani tingkat Provinsi Sumatera Utara di Pematangsiantar serta ajang nasional di Manado pada November 2026.
Mereka juga mengusulkan dukungan hibah dari Pemerintah Kota Medan untuk memperkuat program pembinaan paduan suara hingga tingkat kecamatan.
"Kami berharap pelantikan segera dilakukan karena banyak program pembinaan yang ingin dijalankan, termasuk pembentukan paduan suara hingga tingkat kecamatan, sosialisasi ke paroki-paroki, hingga persiapan Pesparani Kota Medan yang rencananya digelar Agustus mendatang," ujar Antonius.
Menanggapi hal itu, Rico menyatakan dukungan terhadap pengembangan seni paduan suara keagamaan yang dinilai mampu memperkuat kreativitas sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama di Kota Medan.
"Pelantikan kapan saja bisa, kalau bisa di bulan Juli. Kami tentu ingin mendorong kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," kata Rico, didampingi sejumlah pejabat Pemko Medan.
Terkait usulan hibah, ia menyebut pemerintah kota akan mengkajinya sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih jauh, Rico menilai Pesparani memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda rutin tahunan yang prestisius, sejajar dengan MTQ.
Ia menyebut potensi paduan suara di Kota Medan cukup kuat dan perlu difasilitasi secara berkelanjutan.