Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kota (Pemko) Medan, kata dia, siap memberikan dukungan, mulai dari pendampingan pengurusan legalitas organisasi hingga penyediaan fasilitas pemerintah untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa, 7 Juli 2026.Baca Juga:
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Andy Mario Siregar dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Agus Maryono itu, Rico menegaskan bahwa keberadaan majelis taklim tidak cukup hanya aktif menggelar kegiatan seremonial atau acara besar yang berlangsung setahun sekali.
Menurutnya, kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin justru akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
"Majelis taklim harus memiliki program kerja yang jelas. Tidak harus membuat acara besar. Pelatihan hidroponik, menjahit, atau keterampilan lainnya yang dilaksanakan secara rutin di tengah masyarakat justru jauh lebih bermanfaat," ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Rico memastikan Pemko Medan siap memfasilitasi penggunaan aula kelurahan maupun kecamatan sebagai lokasi kegiatan.
Ia juga meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) membantu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan apabila majelis taklim membutuhkan dukungan.
"Silakan manfaatkan aula kelurahan atau kecamatan. Kesra akan membantu berkoordinasi. Selama kegiatan itu memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan siapa pun, tentu akan kami dukung," katanya.
Selain pemberdayaan ekonomi, Rico mengajak majelis taklim mengambil peran dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
Menurut dia, para ibu memiliki posisi strategis untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi dan pemberian ASI eksklusif kepada bayi.
"Banyak masyarakat yang masih takut imunisasi. Begitu juga masih ada ibu yang menyerah memberikan ASI, bahkan ada yang menggantinya dengan susu kental manis. Hal-hal seperti ini perlu diedukasi bersama karena menyangkut masa depan anak-anak kita," ucapnya.
Rico juga menyarankan agar setiap majelis taklim memiliki karakter atau fokus program yang menjadi ciri khas organisasi.
Dengan begitu, keberadaan majelis taklim akan lebih mudah dikenal sekaligus memiliki kontribusi yang jelas bagi masyarakat.
"Majelis taklim di Kota Medan jumlahnya sangat banyak. Harus ada pembeda. Misalnya fokus pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, ekonomi keluarga, atau bidang lainnya. Kalau punya karakter yang kuat, keberadaan majelis taklim akan lebih berbobot dan memberi manfaat," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyusun rencana kerja setiap memasuki hari jadi organisasi.
Menurutnya, rapat kerja yang menghasilkan program nyata lebih penting dibandingkan sekadar merayakan milad.
"Di hari ulang tahun, buatlah rencana kerja. Walaupun rapatnya sederhana, hasilkan program yang benar-benar akan dikerjakan sehingga organisasi berjalan dengan arah yang jelas," pesannya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, Rico menawarkan bantuan bibit ikan lele bagi majelis taklim yang memiliki lahan untuk budidaya.
Pemko Medan, kata dia, juga siap memberikan pendampingan dan penyuluhan agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan, Nursafniaty, menyampaikan bahwa organisasinya akan menggelar milad pertama sekaligus pengukuhan kepengurusan pada bulan ini.
Ia berharap Wali Kota Medan dapat menghadiri kegiatan tersebut.
Nursafniaty juga mengharapkan dukungan Pemko Medan terhadap sejumlah program yang sedang dipersiapkan, antara lain pelatihan menjahit dan memayet jilbab bagi perempuan, pengurusan sertifikat halal produk jamaah, pembuatan jilbab bagi ibu tunggal, serta kegiatan bakti sosial berupa sunat massal, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian perlengkapan sekolah bagi anak yatim.* (ad)
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI