BREAKING NEWS
Selasa, 07 Juli 2026

Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Berasrama di Samosir, Seluruh Biaya Ditanggung Pemprov Sumut

Abyadi Siregar - Selasa, 07 Juli 2026 17:39 WIB
Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Berasrama di Samosir, Seluruh Biaya Ditanggung Pemprov Sumut
Gubernur Sumut Bobby Nasution menghadiri Rakernas Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (Foto: Dok Dinas Kominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan berfokus pada bidang pariwisata di Kabupaten Samosir.

Sekolah berkonsep boarding school itu diproyeksikan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang siap mendukung kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

Baca Juga:

"Kami sedang membangun sekolah unggulan di Samosir. Ini akan menjadi SMK Pariwisata," ujar Bobby dalam sambutannya.

Menurut Bobby, sekolah tersebut tidak hanya berorientasi pada pendidikan akademik dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter serta kesiapan mental para peserta didik. Seluruh kebutuhan pendidikan akan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Skemanya adalah boarding dan semua biaya ditanggung pemerintah, bukan hanya materi pembelajaran, tetapi juga kesiapan mental siswa," ungkap Gubernur, dengan nada optimistis.

Ia menjelaskan, pembangunan sekolah telah memasuki tahap perencanaan.

Pemerintah Kabupaten Samosir telah menyiapkan lahan, sementara dokumen Detail Engineering Design (DED) juga telah rampung.

"Tanahnya sudah kami siapkan, untuk tinggal kami membangun. Jadi DED-nya sudah kami buat," jelasnya.

Pembangunan SMK Pariwisata tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu bersaing di sektor pariwisata.

Kehadiran sekolah itu diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan wisata di kawasan Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi prioritas nasional.

Selain membahas sektor pendidikan, Bobby Nasution juga menyoroti pentingnya perubahan cara pandang dalam melestarikan kebudayaan di Sumatera Utara.

Menurutnya, budaya tidak cukup hanya dijaga sebagai warisan, tetapi juga perlu dikembangkan melalui industri kreatif agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Kita bukan zamannya lagi hanya melestarikan secara statis, tapi bagaimana melestarikan melalui industri," tegasnya di hadapan para peserta Rakernas PSBI.

Dalam kesempatan itu, BobbyNasution juga mengusulkan integrasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh Sumatera Utara.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pelayanan air bersih di berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua PSBI Effendi Simbolon menyampaikan tiga persoalan utama yang dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah.

Persoalan pertama berkaitan dengan keterbatasan air bersih dan air irigasi di Kabupaten Samosir.

"Satu-satunya kabupaten yang di tengah air, tapi kekurangan air. Baik air bersih maupun air irigasi," ujar Effendi.

Aspirasi kedua menyangkut operasional Aquafarm di kawasan Danau Toba.

Menurutnya, PSBI tidak meminta perusahaan tersebut ditutup, tetapi mendorong agar pengelolaan limbah dilakukan secara bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan.

"Kami tidak ingin menutup Aqua Farm, tapi kami minta dengan Aquafarm agar melaksanakan water and wastewater treatment," tegasnya.

Adapun aspirasi ketiga berkaitan dengan pelestarian budaya Batak sebagai identitas masyarakat.

"Kami hidup dan dibesarkan sampai sekarang ini tidak terlepas dari DNA orang Batak itu adalah budaya. Jadi mohon, karena di dalam budaya itulah ada seni, seninya bermacam-macam," katanya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap pembangunan SMK Pariwisata di Samosir dapat menjadi salah satu fondasi dalam meningkatkan kualitas SDM lokal sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata Danau Toba di tingkat nasional maupun internasional.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
RSUD Pirngadi Jadi Sorotan DPRD Medan, Mulai dari Pendapatan BLUD hingga Kekurangan Dokter Spesialis
DPRD Sumut Minta Harga Tiket PRSU Ditinjau Ulang, Dinilai Masih Terlalu Mahal bagi Masyarakat
Kasus Korupsi Smartboard Rp29,5 Miliar, Mantan Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy Segera Diperiksa Usai Umrah
Menhub Akui Ada Perbedaan Tafsir Potongan Aplikasi 8 Persen, Aplikator Diminta Beri Penjelasan ke Pengemudi Ojol
Bupati Simalungun Alokasikan Rp15,3 Miliar Bangun Jalan Perumnas Batu VI–Karang Sari Saat Kunjungan Kerja ke Kecamatan Siantar
Pemkab Simalungun Percepat Pemanfaatan Pasar Relokasi Serbalawan, Dorong Pemulihan Ekonomi Pedagang Korban Kebakaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru