Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI – Maraknya aksi begal, geng motor, hingga balap liar di Kota Binjai mendapat sorotan dari DPC GMNI Kota Binjai. Di tengah meningkatnya keresahan masyarakat, organisasi tersebut justru mengapresiasi langkah Polres Binjai yang membentuk Tim Anti Begal untuk menekan angka kriminalitas jalanan.
Ketua DPC GMNI Kota Binjai, Windi Tanjung, mengatakan pembentukan Tim Anti Begal merupakan langkah cepat dan konkret kepolisian dalam merespons situasi keamanan yang belakangan menjadi perhatian publik.
Menurutnya, aparat kepolisian selama ini tidak tinggal diam dan terus melakukan patroli, razia, hingga penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan di sejumlah titik rawan.Baca Juga:
"Polres Binjai sudah menunjukkan kerja nyata dengan membentuk Tim Anti Begal dan melakukan berbagai langkah penegakan hukum. Ini patut diapresiasi," ujar Windi, Selasa (12/5/2026).
Meski demikian, GMNI Binjai menyoroti masih adanya opini di media sosial yang cenderung menyalahkan kepolisian atas maraknya tindak kriminal. Menurut Windi, pandangan tersebut tidak sepenuhnya objektif.
Ia menegaskan bahwa pelaku kejahatan adalah individu kriminal, bukan aparat penegak hukum yang sedang bekerja menjaga keamanan.
"Kadang ada yang lebih cepat menyalahkan polisi dibanding melihat akar persoalan. Padahal yang melakukan kejahatan itu pelaku, bukan aparat," katanya.
Windi juga menilai bahwa persoalan begal dan kriminalitas jalanan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Menurutnya, faktor sosial seperti lingkungan pergaulan, keluarga, hingga pengaruh geng motor turut menjadi pemicu.
"Keamanan itu tanggung jawab bersama. Polisi bertugas menindak dan mencegah, tapi masyarakat juga harus ikut berperan menjaga lingkungan," ujarnya.
Ia juga menyoroti penggunaan media sosial yang kerap memicu opini negatif tanpa melihat fakta di lapangan. Menurutnya, hal tersebut dapat mengganggu upaya aparat dalam menjaga stabilitas keamanan.
"Kalau polisi bertindak dibilang pencitraan, kalau tidak bertindak dibilang lalai. Ini harus dilihat secara adil," ucapnya.
DPC GMNI Kota Binjai pun mengajak masyarakat untuk mendukung penuh langkah Polres Binjai dalam memberantas kejahatan jalanan melalui Tim Anti Begal.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN