BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

GMNI Binjai Apresiasi Polres Bentuk Tim Anti Begal, Minta Publik Tak Asal Salahkan Aparat di Tengah Maraknya Kejahatan Jalanan

Hadyan - Selasa, 12 Mei 2026 13:38 WIB
GMNI Binjai Apresiasi Polres Bentuk Tim Anti Begal, Minta Publik Tak Asal Salahkan Aparat di Tengah Maraknya Kejahatan Jalanan
Ketua DPC GMNI Kota Binjai, Windi Tanjung. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BINJAI – Maraknya aksi begal, geng motor, hingga balap liar di Kota Binjai mendapat sorotan dari DPC GMNI Kota Binjai. Di tengah meningkatnya keresahan masyarakat, organisasi tersebut justru mengapresiasi langkah Polres Binjai yang membentuk Tim Anti Begal untuk menekan angka kriminalitas jalanan.

Ketua DPC GMNI Kota Binjai, Windi Tanjung, mengatakan pembentukan Tim Anti Begal merupakan langkah cepat dan konkret kepolisian dalam merespons situasi keamanan yang belakangan menjadi perhatian publik.

Menurutnya, aparat kepolisian selama ini tidak tinggal diam dan terus melakukan patroli, razia, hingga penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan di sejumlah titik rawan.

Baca Juga:

"Polres Binjai sudah menunjukkan kerja nyata dengan membentuk Tim Anti Begal dan melakukan berbagai langkah penegakan hukum. Ini patut diapresiasi," ujar Windi, Selasa (12/5/2026).

Meski demikian, GMNI Binjai menyoroti masih adanya opini di media sosial yang cenderung menyalahkan kepolisian atas maraknya tindak kriminal. Menurut Windi, pandangan tersebut tidak sepenuhnya objektif.

Ia menegaskan bahwa pelaku kejahatan adalah individu kriminal, bukan aparat penegak hukum yang sedang bekerja menjaga keamanan.

"Kadang ada yang lebih cepat menyalahkan polisi dibanding melihat akar persoalan. Padahal yang melakukan kejahatan itu pelaku, bukan aparat," katanya.

Windi juga menilai bahwa persoalan begal dan kriminalitas jalanan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Menurutnya, faktor sosial seperti lingkungan pergaulan, keluarga, hingga pengaruh geng motor turut menjadi pemicu.

"Keamanan itu tanggung jawab bersama. Polisi bertugas menindak dan mencegah, tapi masyarakat juga harus ikut berperan menjaga lingkungan," ujarnya.

Ia juga menyoroti penggunaan media sosial yang kerap memicu opini negatif tanpa melihat fakta di lapangan. Menurutnya, hal tersebut dapat mengganggu upaya aparat dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Kalau polisi bertindak dibilang pencitraan, kalau tidak bertindak dibilang lalai. Ini harus dilihat secara adil," ucapnya.

DPC GMNI Kota Binjai pun mengajak masyarakat untuk mendukung penuh langkah Polres Binjai dalam memberantas kejahatan jalanan melalui Tim Anti Begal.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera di Tol Sergai yang Tewaskan 4 Penumpang
Ngaku Polisi, Enam Pria Geledah Bengkel di Deli Serdang, Emas Rp 95 Juta Raib!
Ustaz SAM Kini Diburu Interpol! Polri Ajukan Red Notice usai Jadi Tersangka Pelecehan Santri
Polri Pindahkan 321 WNA Sindikat Judi Online dari Hayam Wuruk ke Fasilitas Imigrasi, Proses Hukum Berlanjut
Brigpol Arya Supena Gugur Ditembak Pencuri Motor Saat Berusaha Gagalkan Aksi Kejahatan di Lampung
Mutasi Besar Polri, Dirlantas Polda Sumut Dimutasi ke Polda Metro Jaya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru