BREAKING NEWS
Sabtu, 11 Juli 2026

Pemanasan Global Rugikan Pertanian Dunia hingga Rp361 Triliun per Tahun!

Dharma - Sabtu, 11 Juli 2026 16:43 WIB
Pemanasan Global Rugikan Pertanian Dunia hingga Rp361 Triliun per Tahun!
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurut Hwong, total hasil panen yang hilang dapat mencapai sekitar 855 juta ton setiap tahun.

"Saya rasa jumlah makanan yang hilang itu setara dengan porsi makanan yang dikonsumsi oleh sekitar 2 miliar orang dalam waktu satu tahun," ujarnya.

Peneliti juga mengingatkan bahwa angka tersebut kemungkinan masih lebih rendah dibandingkan dampak sebenarnya.

Sebab, penelitian ini hanya menghitung tiga komoditas utama dan belum memasukkan kerugian akibat banjir, badai, hujan ekstrem, maupun lonjakan harga pangan yang dipicu kelangkaan pasokan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah komoditas seperti kopi dan kakao juga mulai mengalami kenaikan harga akibat gangguan iklim.

Meski demikian, sejumlah ilmuwan menilai proyeksi hingga tahun 2100 masih memiliki tingkat ketidakpastian yang cukup tinggi.

Peneliti Universitas Columbia, Jonas Jägermeyr, mengatakan metode yang menggunakan hubungan data masa lalu dengan kondisi cuaca belum tentu mampu menggambarkan perubahan lingkungan yang sangat ekstrem di masa depan.

"Model hitungan data seperti ini sangat bagus untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi sekarang, serta masa lalu dan masa depan yang dekat. Namun, cara ini pada dasarnya tidak bisa diandalkan jika dipaksa menghitung kondisi lingkungan yang sudah berubah total secara ekstrem," katanya.

Sementara itu, peneliti dari Universitas Queensland, Karine Chenu, menilai simulasi komputer yang memperhitungkan respons tanaman terhadap peningkatan karbon dioksida dan suhu udara lebih sesuai untuk memprediksi kondisi pertanian pada masa mendatang.

Meski demikian, ia mengakui model tersebut juga masih memiliki keterbatasan dalam memperkirakan dampak gabungan antara gelombang panas dan kekeringan yang terjadi secara bersamaan.

Para peneliti berharap hasil studi ini dapat meningkatkan kesadaran berbagai negara untuk mempercepat upaya pengurangan emisi gas rumah kaca, sehingga risiko krisis pangan global di masa depan dapat diminimalkan.* (km/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jalan Tol Menuju Danau Toba Tak Lagi Gratis! Ini Tarif Terbaru Tol Sinaksak–Simpang Panei
Cabai Makin Pedas, Harganya Nyaris Rp60 Ribu per Kg dan Jadi Beban Baru Konsumen
Harga Semen Menggila di Batu Bara, Disnakerprindag Disorot, Kadis Bungkam Saat Dikonfirmasi
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Tertinggi Capai 33 Derajat Celsius
Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Mayoritas Wilayah Berawan, Nias hingga Madina Diguyur Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru