Jaga Jalur Minyak Dunia, Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka
BEIJING Gedung Putih menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap
INTERNASIONAL
BATU BARA -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku kembali menggelar razia rutin di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Sabtu malam (21/12/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Labuhan Ruku untuk meningkatkan keamanan dan mencegah adanya barang-barang terlarang di dalam Lapas.
Kepala Pengamanan Lapas, Ziko Lukita, menjelaskan bahwa sasaran utama dari razia kali ini adalah barang-barang yang dilarang, seperti handphone, narkoba, senjata tajam, serta instalasi listrik yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Razia dimulai pada pukul 19.45 WIB, dengan petugas terlebih dahulu meminta WBP untuk keluar dari kamar dan digeledah. Setelah itu, petugas melakukan penggeledahan menyeluruh terhadap barang-barang yang ada di dalam kamar hunian.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Pengamanan Lapas, Staf KPLP, serta regu pengamanan yang bertugas pada saat itu. Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Alexander Lisman Putra, menyatakan komitmennya dalam pemberantasan handphone dan narkoba di dalam Lapas.
“Kami terus berupaya untuk menjaga komitmen dalam pemberantasan narkoba dan handphone di dalam Lapas. Harapannya, razia ini dapat dilakukan secara konsisten dan terus-menerus,” ujar Alexander.
Selain itu, Alexander juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengamanan yang telah bekerja dengan sepenuh hati untuk melancarkan kegiatan razia tersebut.
Pada razia kali ini, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang, antara lain senjata tajam, botol kaca, gunting, dan korek api. Penemuan ini menjadi bukti komitmen pihak Lapas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan Lapas.
Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku terus berupaya meningkatkan keamanan dengan melakukan razia secara rutin guna memastikan tidak ada barang-barang yang dapat membahayakan keselamatan WBP maupun petugas.
(N/014)
BEIJING Gedung Putih menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap
INTERNASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik jalannya persidangan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Y
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah meng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum menuntut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dengan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran dana miliaran rupiah kepada pegawai dan pejabat di Kementerian Keten
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Otoritas Malaysia menahan 26 warga negara Indonesia (WNI) dalam operasi penertiban dokumen ilegal di kawasan Glenmarie, Shah Ala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengabulkan permohonan pengalihan penahanan mantan Menteri Pendidikan, Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, menyoroti polemik pelarangan pemutaran film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL
SURABAYA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan mengatasi pe
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan alasan pemerintah melibatkan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara
PERTANIAN AGRIBISNIS