BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Apa Itu Penyakit Ain dalam Islam? Ini Pengertian, Ciri, dan Cara Mencegahnya

- Sabtu, 09 Mei 2026 08:19 WIB
Apa Itu Penyakit Ain dalam Islam? Ini Pengertian, Ciri, dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Dalam ajaran Islam, dikenal adanya penyakit yang tidak kasatmata namun diyakini dapat memberi dampak pada seseorang, yakni penyakit ain.

Dalam sejumlah literatur keislaman, penyakit ini dipahami sebagai dampak dari pandangan mata yang disertai rasa kagum berlebihan tanpa mengingat Allah SWT, atau pandangan yang dilandasi rasa iri dan dengki.

Secara bahasa, ain berasal dari kata Arab yang berarti "melihat".

Baca Juga:

Dalam konteks istilah, ain merujuk pada pandangan seseorang yang disertai hasad (kedengkian) sehingga dapat menimbulkan mudarat pada orang yang dilihat.

Pandangan tersebut tidak selalu menimbulkan dampak, namun dalam keyakinan Islam, dapat menjadi sebab terjadinya gangguan pada orang yang menjadi sasaran pandangan tersebut.

Sejumlah ulama, termasuk Ibnul Qayyim, menjelaskan bahwa ain bersumber dari jiwa yang tidak bersih dan dapat memengaruhi objek yang dilihat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa ain adalah sesuatu yang nyata dan dapat berdampak pada manusia.

Dalam pandangan sebagian ulama, terdapat sejumlah gejala yang kerap dikaitkan dengan seseorang yang diduga terkena ain, apabila tidak ditemukan penyebab medis.

Di antaranya sakit kepala yang berpindah-pindah, wajah pucat, mudah berkeringat, nafsu makan menurun, rasa lemas, gangguan tidur, hingga perasaan cemas atau tertekan tanpa sebab yang jelas.

Selain itu, gejala lain yang juga disebutkan meliputi detak jantung tidak teratur, rasa nyeri yang berpindah pada tubuh, kecenderungan menyendiri, serta kondisi emosional yang tidak stabil.

Untuk mencegah dampak yang dikaitkan dengan ain, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan doa perlindungan kepada Allah SWT, serta membaca doa keberkahan ketika melihat sesuatu yang mengagumkan.

Salah satu doa yang diajarkan adalah memohon keberkahan agar hal yang dikagumi tidak menimbulkan mudarat bagi diri orang lain.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Komisi II DPR RI dan Ombudsman RI Dorong Pelayanan Publik Berkualitas di Asahan
Bupati Asahan Lantik Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat
Pascasarjana Unmuha Resmi Tambah Magister Hukum, Kini Kelola Lima Prodi S2 untuk Perkuat SDM Aceh
Medan Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik, Pemko Matangkan Proyek PSEL Batch 2
Rico Waas Dukung Festival Budaya Islam di Medan Utara, Harap Belawan Jadi Kawasan Lebih Guyub
RI-Filipina Bangun Koridor Nikel ASEAN, Airlangga Bidik Rantai Pasok Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru