Dukung Ekonomi Daerah, MBG Diwajibkan Gunakan Telur Produksi Lokal
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur prog
EKONOMI
ACEH -Dewan Dakwah Islamiah Indonesia (DDII) Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Sosialisasi WakafBaitul Mal Gampong se-Kota Banda Aceh pada Sabtu (5/7/2025), bertempat di Hotel Alhanifi.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman, literasi, dan penguatan kelembagaan nazir wakaf di tingkat gampong (desa).

Sosialisasi yang pertama kali digelar di Aceh ini dimoderatori oleh Ustadz Deni Tegar Anjasmara, dan menghadirkan tiga narasumber berkompeten dari berbagai lembaga pengelola wakaf.
Materi pertama disampaikan oleh Ketua Badan Baitul Mal Aceh (BMA), Muhammad Haikal, ST, MIFP, yang mengangkat tema Strategi Peningkatan Peran Baitul Mal dalam Pengelolaan Wakaf.
Dalam pemaparannya, Haikal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga wakaf untuk memaksimalkan potensi wakaf produktif.
Pemateri kedua, Fahmi M Nasir, seorang pengamat wakaf, membawakan materi bertajuk Pengelolaan dan Pengembangan Wakaf. Ia mengajak peserta memahami bahwa wakaf tidak sebatas pada aset tetap seperti tanah dan bangunan, namun juga dapat berbentuk wakaf uang, yang memiliki potensi ekonomi luar biasa jika dikelola dengan profesional dan transparan.
Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota (BMK) Banda Aceh, Dr M Yusuf Al Qardhawy, SH, MH, mengulas tugas pokok dan fungsi Baitul Mal Gampong. Ia menegaskan bahwa Baitul Mal Gampong harus menjadi pilar penting dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengelolaan zakat dan wakaf secara amanah dan tepat sasaran.
Ketua Panitia, Firdaus Muhammad, ST, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari BMA serta kehadiran para peserta dari berbagai gampong di Banda Aceh.
"Kegiatan ini sangat penting sebagai pijakan awal dalam membangun ekosistem wakaf yang sehat dan produktif di tingkat gampong," ujar Firdaus.
Sementara itu, Ketua DDII Kota Banda Aceh, Ambia M. Yusuf, ST, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen DDII dalam penguatan dakwah serta pemberdayaan ekonomi umat.
"Kami mendorong optimalisasi peran Baitul Mal Gampong sebagai ujung tombak pengelolaan wakaf di akar rumput. Ini adalah dakwah berbasis penguatan sistem," tegasnya.
Acara ini dihadiri oleh pengurus Baitul Mal Gampong (BMG), Badan Kemakmuran Masjid (BKM), serta nazir wakaf dari organisasi dan badan hukum se-Kota Banda Aceh. Hadir pula Majelis Syura DDII Banda Aceh, Sayed Muhammad Husen dan T Adriansyah, serta Ketua DDII Nagan Raya, Samsul Bahri.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari peningkatan kualitas pengelolaan wakaf yang berkelanjutan, profesional, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.*
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur prog
EKONOMI
BULELENG Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut kondisi geopolitik global saat ini semakin menekan kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indo
EKONOMI
JAKARTA Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto merespons pemutaran film dokumenter Pesta Babi K
NASIONAL
JAKARTA Narapidana tetap memiliki hak untuk menempuh pendidikan tinggi, termasuk program magister (S2), selama menjalani masa pidana di
NASIONAL
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo melakukan kunjungan keliling ke berba
POLITIK
KUPANG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya penguatan ekonomi berbasis rakyat dalam pembangunan nasion
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan pencabutan uji materi terhadap UndangUndang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 20
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui
PEMERINTAHAN
LAMPUNG Kasus kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang menewaska
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pengamat politik menilai sanksi teguran keras dari Partai Gerindra terhadap Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi be
POLITIK