BREAKING NEWS
Minggu, 24 Mei 2026

Prabowo Ingatkan Danantara Kelola Rp 17.000 T: Jangan Sampai Bocor, Itu Uang Rakyat

Nurul - Minggu, 24 Mei 2026 08:39 WIB
Prabowo Ingatkan Danantara Kelola Rp 17.000 T: Jangan Sampai Bocor, Itu Uang Rakyat
Presiden Prabowo Subianto, Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto mengingatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) agar mengelola aset negara senilai sekitar Rp 17.000 triliun secara hati-hati dan transparan. Ia menegaskan tidak boleh ada kebocoran dalam pengelolaan uang rakyat tersebut.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan panen raya di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK), Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Prabowo menyebut Danantara saat ini mengelola sekitar 1.040 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total aset yang hampir setara US$ 1 triliun atau sekitar Rp 17.000 triliun.

Baca Juga:

"Yang dikelola nggak tanggung-tanggung, ada 1.040 BUMN. Nilainya hampir US$ 1 triliun, sekitar Rp 17.000 triliun. Jadi harus diurus baik-baik, jangan bocor, jangan menguap uang rakyat," ujar Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Ia menekankan pentingnya tata kelola yang bersih dan bertanggung jawab agar aset negara tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas serta generasi mendatang.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memperkenalkan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, yang akan membantu pengelolaan lembaga tersebut.

Menurut Prabowo, Danantara merupakan dana kedaulatan negara yang dibentuk untuk mengelola kekayaan bangsa secara strategis.

"Danantara itu dana kedaulatan kita. Mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa untuk anak dan cucu kita," jelasnya.

Prabowo menegaskan kembali bahwa pengelolaan dana besar tersebut harus dilakukan dengan penuh integritas, agar tidak terjadi pemborosan maupun kebocoran anggaran.*

(d/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pro dan Kontra Penunjukan WNA Australia sebagai Dirut BUMN Ekspor SDA Indonesia
Terdakwa Kasus Korupsi Inalum Ajukan Eksepsi: Sebut Dakwaan JPU Tidak Cermat, Tidak Jelas, dan Tidak Lengkap
Purbaya Sebut DSI Akan Diawasi K/L: Biar Tak Jadi Monopoli Seenaknya
Ketua DPD Dukung BUMN Ekspor SDA Bentukan Prabowo: Bukan Ganggu Pasar
Klarifikasi Bukan
Pembentukan BUMN Ekspor SDA Perlu Dikaji Ulang Secara Hati-hati
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru