BREAKING NEWS
Senin, 13 Juli 2026

BBM Kosong di Sejumlah SPBU Medan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Raman Krisna - Senin, 13 Juli 2026 14:33 WIB
BBM Kosong di Sejumlah SPBU Medan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga
Antrean di SPBU di Medan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengungkap penyebab terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan dan wilayah sekitarnya.

Pertamina menyebut peningkatan permintaan BBM dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sejumlah SPBU mengalami kekosongan stok, mulai dari Pertamax, Pertalite hingga Solar.

Kondisi tersebut terjadi sejak Minggu (12/7/2026) dan berlanjut pada Senin (13/7/2026).

Baca Juga:

Akibatnya, antrean kendaraan terlihat di sejumlah SPBU akibat masyarakat mencari pasokan BBM.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan peningkatan kebutuhan terjadi di wilayah distribusi Fuel Terminal (FT) Medan Group.

Wilayah distribusi tersebut mencakup Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, serta sejumlah daerah di Aceh seperti Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang.

"Optimalisasi distribusi tersebut juga merupakan bagian dari upaya percepatan penyaluran menyusul tingginya kebutuhan BBM masyarakat yang terjadi selama periode libur sekolah dalam beberapa waktu terakhir," kata Fahrougi dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026).

Selain faktor meningkatnya permintaan, Pertamina menyebut distribusi BBM di sejumlah wilayah Sumatera Utara juga sempat mengalami penyesuaian operasional armada pengiriman.

Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat, Pertamina menambah 15 unit mobil tangki (MT) bantuan guna meningkatkan kapasitas distribusi BBM.

Selain itu, sebanyak 30 Awak Mobil Tangki (AMT) bantuan juga dikerahkan untuk mendukung kelancaran pengiriman BBM dari Fuel Terminal Medan menuju SPBU di berbagai wilayah.

Pertamina memastikan langkah tersebut dilakukan agar distribusi BBM dapat kembali berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat segera terpenuhi.

Di lapangan, sejumlah SPBU di Kota Medan sempat mengalami kekosongan beberapa jenis BBM.

Di SPBU COCO Jalan Gatot Subroto, hingga pukul 11.30 WIB, Senin (13/7/2026), stok yang tersedia hanya Pertalite.

Sementara Pertamax masih belum tersedia. Sebuah mobil tangki terlihat masuk ke area SPBU untuk melakukan pengisian ulang stok.

Kondisi serupa terjadi di SPBU Jalan Kelambir V.

Antrean kendaraan roda dua hingga kendaraan besar terlihat mengular hingga badan jalan karena masyarakat mengantre untuk mendapatkan Pertalite dan Solar.

Antrean panjang tersebut bahkan menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Seorang warga Medan bernama Yola (25) mengaku telah mencari Pertamax sejak Minggu (12/7/2026), namun belum berhasil mendapatkannya.

"Bahkan kemarin liburan ke Berastagi, rupanya sepanjang sampai Tanah Karo pun tidak ada Pertamax. Jadinya terpaksa isi Turbo sajalah. Hari ini juga nyari nggak ada di mana-mana," ujarnya.

Sementara itu, Gilang (26), warga Tanjung Morawa, mengatakan dirinya harus mengantre hampir satu jam untuk mendapatkan BBM.

"Kalau nggak ngantre bagaimana bisa kerja. Tiap hari pulang balik Tanjung Morawa-Medan," katanya.

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

Fahrougi memastikan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat distribusi BBM di Sumatera Utara.

Pertamina juga menyatakan akan terus mengoptimalkan penyaluran agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.* (tm/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Perlu ke Kantor Polisi, Warga Medan Bisa Perpanjang SIM di 5 Lokasi Ini
Solar Bersubsidi Langka di Jalinsum, Perjalanan Bus Medan-Jakarta Molor hingga 4 Hari 4 Malam
Indonesia Bakal Produksi Bensin dari Sawit, Jagung, hingga Singkong dalam 3-4 Tahun
Tutup Turnamen Padel, Rico Waas Ajak Warga Medan Jadikan Olahraga Energi Baru Membangun Kota
PTPN I Regional 1 Ungkap Dugaan Galian C Ilegal Berkedok Program Cetak Sawah di Lahan HGU Deli Serdang
Kematian ASN BPN Nias Utara di Apartemen Skyview Masih Misterius, Polisi Amankan Dua Perempuan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru