Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi memberikan klarifikasi terkait aksinya yang terekam berlari menghindari wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
Aksi tersebut sebelumnya viral di media sosial setelah Ahmad Dedi tampak terburu-buru meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggunya di luar gedung KPK.
Kuasa hukum Ahmad Dedi, T.S. Hamonangan Daulay, menegaskan bahwa tindakan kliennya tersebut bukan karena menghindari proses hukum, melainkan untuk menghindari pembentukan opini yang dinilai bisa merugikan.Baca Juga:
"Sudah terjadi framing negatif yang pada akhirnya merugikan klien kami. Seolah-olah takut karena terlibat kasus," kata Hamonangan, Sabtu (9/5/2026).
Ia menambahkan, Ahmad Dedi memilih tidak memberikan komentar kepada media setelah pemeriksaan karena menghormati proses penyidikan yang masih berlangsung di KPK.
"Memberikan pernyataan di luar pemeriksaan justru dikhawatirkan dapat menimbulkan persepsi yang tidak sesuai fakta," ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Dedi juga menyampaikan klarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki status tersangka dalam perkara dugaan korupsi importasi barang yang sedang ditangani KPK.
Ia menegaskan kehadirannya di KPK semata-mata sebagai saksi untuk memberikan keterangan terkait dugaan aliran dana yang tengah didalami penyidik.
"Saya hadir sebagai saksi dan memberikan keterangan sesuai yang saya ketahui," kata Dedi dalam keterangannya.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Ahmad Dedi merupakan bagian dari pendalaman dugaan penerimaan uang terkait pihak tertentu dalam kasus tersebut.
"Penyidik masih mendalami keterangan saksi terkait dugaan aliran dana," ujarnya.
Hingga kini, KPK masih terus melanjutkan proses penyidikan dan memeriksa sejumlah pihak yang diduga mengetahui aliran dana dalam perkara tersebut.*
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN