BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Ahmad Dedi Klarifikasi Aksi Lari Usai Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut untuk Hindari Framing Negatif di Publik

Dharma - Minggu, 10 Mei 2026 08:17 WIB
Ahmad Dedi Klarifikasi Aksi Lari Usai Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut untuk Hindari Framing Negatif di Publik
Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi berlari ke luar Gedung Merah Putih KPK, Jakarta usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap importasi barang pada Jumat (8/5/2026).(Foto: kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi memberikan klarifikasi terkait aksinya yang terekam berlari menghindari wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

Aksi tersebut sebelumnya viral di media sosial setelah Ahmad Dedi tampak terburu-buru meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggunya di luar gedung KPK.

Kuasa hukum Ahmad Dedi, T.S. Hamonangan Daulay, menegaskan bahwa tindakan kliennya tersebut bukan karena menghindari proses hukum, melainkan untuk menghindari pembentukan opini yang dinilai bisa merugikan.

Baca Juga:

"Sudah terjadi framing negatif yang pada akhirnya merugikan klien kami. Seolah-olah takut karena terlibat kasus," kata Hamonangan, Sabtu (9/5/2026).

Ia menambahkan, Ahmad Dedi memilih tidak memberikan komentar kepada media setelah pemeriksaan karena menghormati proses penyidikan yang masih berlangsung di KPK.

"Memberikan pernyataan di luar pemeriksaan justru dikhawatirkan dapat menimbulkan persepsi yang tidak sesuai fakta," ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Dedi juga menyampaikan klarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki status tersangka dalam perkara dugaan korupsi importasi barang yang sedang ditangani KPK.

Ia menegaskan kehadirannya di KPK semata-mata sebagai saksi untuk memberikan keterangan terkait dugaan aliran dana yang tengah didalami penyidik.

"Saya hadir sebagai saksi dan memberikan keterangan sesuai yang saya ketahui," kata Dedi dalam keterangannya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Ahmad Dedi merupakan bagian dari pendalaman dugaan penerimaan uang terkait pihak tertentu dalam kasus tersebut.

"Penyidik masih mendalami keterangan saksi terkait dugaan aliran dana," ujarnya.

Hingga kini, KPK masih terus melanjutkan proses penyidikan dan memeriksa sejumlah pihak yang diduga mengetahui aliran dana dalam perkara tersebut.*

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Tegaskan Open Donasi Anak Yatim yang Catut Nama Pimpinan dan Logo Lembaga di Medsos Adalah Hoaks
Harta Kekayaan Wali Kota Medan Rico Waas Naik Rp1,6 Miliar Dibanding Tahun Sebelumnya
Pegawai Bea Cukai Berlari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK soal Dugaan Aliran Uang Suap Impor
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Forwakum, Bahas Peran Media dalam Edukasi Hukum kepada Masyarakat
Usai Diperiksa KPK, Eks Pejabat Bea Cukai Langsung Kabur dari Kejaran Media di Gedung Merah Putih
KPK Dalami Dugaan Korupsi Sertifikat K3 di Kemenaker, Aliran Uang dari Swasta Ikut Diselidiki
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru