BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Dilaporkan Cedera Parah, Butuh Kaki Palsu dan Operasi Wajah

Dharma - Jumat, 24 April 2026 11:11 WIB
Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Dilaporkan Cedera Parah, Butuh Kaki Palsu dan Operasi Wajah
Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri pertemuan di Teheran, Iran, 18 Juli 2016. (foto: REUTERS/Amir Kholousi)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEHERAN — Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami luka serius di bagian kaki dan wajah setelah serangan udara yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.

Serangan tersebut juga menewaskan ayahnya, Ali Khamenei.

Laporan itu pertama kali disampaikan The New York Times pada Kamis, 23 April 2026, dengan mengutip sejumlah pejabat Iran yang tidak disebutkan identitasnya.

Baca Juga:

Menurut para pejabat tersebut, kondisi Mojtaba Khamenei cukup serius, terutama pada bagian kaki.

"Satu kakinya telah dioperasi tiga kali dan ia sedang menunggu kaki palsu," kata mereka seperti dikutip laporan itu.

Selain luka di kaki, ia juga disebut menjalani operasi pada salah satu tangannya dan masih dalam proses pemulihan fungsi.

Cedera pada wajah dan bibirnya dilaporkan cukup parah hingga menyulitkan proses berbicara.

"Pada akhirnya, ia akan membutuhkan operasi plastik," ujar salah satu pejabat Iran dalam laporan tersebut.

Meski mengalami luka serius, Mojtaba disebut masih memiliki kesadaran penuh dan tetap terlibat dalam sejumlah urusan negara dari lokasi yang dirahasiakan.

Dalam kondisi tersebut, sebagian kewenangan pengambilan keputusan disebut sementara dialihkan kepada para jenderal di Korps Garda Revolusi Iran.

Kelompok militer ideologis itu diketahui memiliki pengaruh kuat dalam struktur kekuasaan di Teheran.

Akses terhadap Mojtaba Khamenei juga dilaporkan sangat dibatasi dengan alasan keamanan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Trump Perintahkan Militer AS Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz, Ketegangan Timur Tengah Meningkat Tajam
KPK Dalami Dugaan Intervensi dan Aliran Uang ke Sudewo di Kasus Suap Jalur Kereta
Menlu Tegaskan Kapal AS di Selat Malaka Hanya Patroli Rutin, Bukan Ancaman
Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Ini Penjelasan Menlu
Rupiah Tembus Rp17.165 per Dolar AS, Tekanan Geopolitik AS–Iran Membayangi
Harga Plastik Naik, Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Beralih ke Kemasan Kertas dan Aseptik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru