Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meminta BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada peserta.
Menurut dia, layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh menyulitkan masyarakat saat mengakses fasilitas medis.
Baca Juga:Pernyataan itu disampaikan Bobby saat menerima audiensi BPJS Kesehatan di ruang kerjanya, Selasa, 5 Mei 2026.
Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran BPJS Kesehatan, termasuk Direktur Kepesertaan Akmal Budi Yulianto, Anggota Dewan Pengawas Afif Johan, serta Deputi Direksi Wilayah I Sumut–Aceh Mustafa.
Dalam kesempatan itu, Bobby menegaskan bahwa Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Program Berobat Gratis (Probis) menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam sektor kesehatan.
Ia mengklaim program tersebut telah menunjukkan capaian yang cukup baik dan perlu didukung melalui kolaborasi lintas lembaga.
"Kami apresiasi dukungan semua pihak, terutama BPJS Kesehatan, karena ini adalah urusan wajib pemerintah kepada masyarakat," ujar Bobby.
Namun demikian, ia menyoroti masih adanya kendala di lapangan, seperti pembatasan layanan berdasarkan jenis penyakit dan prosedur administrasi di fasilitas kesehatan.
Padahal, Pemprov Sumut telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat dapat berobat hanya dengan menunjukkan KTP.
"Masih ada masyarakat yang kesulitan atau ditolak saat berobat. Program Probis harus memastikan akses benar-benar terbuka," katanya.
Bobby juga meminta pemerintah kabupaten/kota mengoptimalkan alokasi anggaran kesehatan agar lebih tepat sasaran, dengan memperkuat sinergi pembiayaan antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara jumlah kepesertaan dan kualitas layanan kesehatan. Menurutnya, rumah sakit tidak boleh melakukan diskriminasi terhadap pasien.
Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang berhasil mewujudkan UHC dalam waktu kurang dari satu tahun sejak dicanangkan.
BPJS juga menyatakan dukungan terhadap Program Berobat Gratis (Probis) yang menjadi salah satu program unggulan daerah tersebut.*
Baca Juga:
(ad)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN