BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Menaker Yassierli Tegaskan Program Mudik Gratis Kemnaker Bukan Gratifikasi

Adelia Syafitri - Kamis, 27 Maret 2025 12:17 WIB
Menaker Yassierli Tegaskan Program Mudik Gratis Kemnaker Bukan Gratifikasi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tidak masuk dalam kategori gratifikasi.

Ia membantah isu yang menyebutkan adanya penerimaan dana dari pengusaha atau mitra strategis dalam penyelenggaraan program tersebut.

"Memang saya dengar ya, ada isu seperti itu yang menurut kami itu tidak benar. Karena kami tidak menerima dari pengusaha, atau dari mitra strategis. Jadi tidak ada proses kita menerima (dana), kemudian kita menyalurkan, nggak ada," ujar Yassierli di Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Menaker menjelaskan bahwa Kemnaker hanya berperan sebagai fasilitator dalam program ini.

Perusahaan-perusahaan, baik dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta, yang ingin memberikan fasilitas mudik gratis mendaftarkan diri, kemudian informasi tersebut diteruskan kepada serikat pekerja untuk mendata jumlah peserta.

"Serikat (serikat pekerja) kemudian menyatakan sekian orang. Jadi pemerintah, kami hanya memfasilitasi, kita sudah kaji regulasi dan seterusnya, dan sekali lagi saya tegaskan ini sesuatu kolaborasi yang positif dan sudah lama kita lakukan," tambahnya.

Lebih lanjut, Yassierli menegaskan bahwa tidak ada transaksi keuangan antara Kemnaker dengan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam program tersebut.

Semua pelaksanaan program mudik gratis ini telah sesuai dengan regulasi yang berlaku, termasuk Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan No. 6/2/PW.06/III/2025 yang melarang permintaan dana atau hadiah, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk apapun.

"Ini kan sifatnya hanya imbauan dan bagi yang kemudian tidak (tidak berpartisipasi), pengusaha tidak bersedia juga nggak masalah. Malah kita nahan-nahan, jangan-jangan bisa ratusan sekian. Jadi secara regulasi clear," tegasnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai program mudik gratis Kemnaker yang merupakan bentuk kolaborasi positif untuk mendukung pekerja dalam merayakan Lebaran di kampung halaman mereka.

(at/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Pemekaran atau Perluasan Beban?

Pemekaran atau Perluasan Beban?

Oleh Krisna.SUDAH terlalu lama pemekaran daerah dijual sebagai janji kesejahteraan. Narasinya indah, mudah dipercaya, dan terus diulang sej

OPINI