BREAKING NEWS
Rabu, 08 Juli 2026

Universitas Paramadina Satukan Pakar Bahas Masa Depan Pembangunan Indonesia di Tengah Ancaman Krisis Iklim

gusWedha - Selasa, 07 Juli 2026 23:15 WIB
Universitas Paramadina Satukan Pakar Bahas Masa Depan Pembangunan Indonesia di Tengah Ancaman Krisis Iklim
Diskusi Meja Bundar Para Pakar yang diselenggarakan Universitas Paramadina bersama PPPI, AIPI, dan BPIP di Jakarta, Senin (6/7/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sementara itu, Ketua Umum Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ), Joni Aswira Putra, menilai media memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perubahan iklim.

Menurutnya, pemberitaan lingkungan tidak cukup hanya melaporkan bencana, tetapi juga harus menjelaskan penyebab kerusakan lingkungan dan solusi yang dapat dilakukan.

Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menambahkan bahwa kerusakan lingkungan pada akhirnya akan menimbulkan biaya ekonomi yang jauh lebih besar dibandingkan keuntungan jangka pendek dari eksploitasi sumber daya alam.

Diskusi ditutup oleh Ketua Komisi Kebudayaan AIPI, Prof. M. Amin Abdullah, yang mengajak seluruh peserta tetap optimistis dalam memperjuangkan tata kelola lingkungan yang lebih baik.

Ia menegaskan bahwa perubahan besar selalu berawal dari gagasan yang dibangun melalui diskusi, riset, dan karya tulis yang mampu memengaruhi arah kebijakan publik.

Melalui forum tersebut, para peserta sepakat bahwa pembangunan Indonesia pada masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi.

Integrasi sains, politik, etika, keadilan sosial, serta tata kelola yang berbasis bukti ilmiah dinilai menjadi fondasi penting untuk menghadapi krisis iklim sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas: Pembenahan Belawan Harus Menyeluruh, Tak Bisa Lagi Parsial
PLN: Blackout Sumatera Telan Kerugian Rp80 Miliar
Harga Tiket PRSU 2026 Jadi Perbincangan, Panitia Buka Suara
Aduan Warga ke Ombudsman Sumut Melonjak 118 Persen, Bansos dan Layanan Publik Jadi Sorotan
DPRD Medan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Rico Waas Minta OPD Tingkatkan Kinerja
Sampai Jungkir Balik Angkut Material, Prajurit TNI Tak Gentar Hadapi Medan Ekstrem Bangun Jembatan Gantung untuk Warga Pedalaman Gayo Lues
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru