Kerusuhan Mei 1998: Dari Tragedi Trisakti hingga Runtuhnya Kekuasaan Soeharto
JAKARTA Kerusuhan Mei 1998 tercatat sebagai salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah politik Indonesia modern. Peristiwa yang ber
SENI DAN BUDAYA
Semua dinamika ini menempatkan Indonesia dalam situasi menantang bahwa memimpin forum HAM global ketika kawasan Timur Tengah menuntut perhatian besar dunia. Ini menguji kapasitas Indonesia untuk bersikap objektif, responsif terhadap krisis, dan tetap konsisten pada prinsip bebas-aktif.
Tantangan Utama
Posisi Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM hadir pada saat dunia mengalami polarisasi geopolitik paling tajam dalam dua dekade terakhir. Ada tiga tantangan besar yang akan sangat menentukan efektivitas kepemimpinan Indonesia.
Pertama, polarisasi Blok Barat vs Global South. Isu-isu seperti Gaza, Suriah, Myanmar, Iran, dan Ukraina menjadi sumber perpecahan besar.
Negara-negara Barat (AS, Inggris, Jerman, Prancis) mendorong kritik keras terhadap negara-negara tertentu, sementara negara-negara Global South menuntut konsistensi, terutama terkait pelanggaran HAM oleh negara-negara kuat. Indonesia harus menavigasi perpecahan ini tanpa kehilangan kredibilitas.
Kedua, tensi geopolitik kawasan Timur Tengah. Sebagai presiden, Indonesia harus memimpin sidang-sidang yang membahas Gaza—isu paling panas dalam 20 tahun terakhir.
Ketegangan Israel–Iran, perang Yaman, dan represi domestik di sejumlah negara Teluk juga menambah beban diplomatik. Indonesia perlu memosisikan diri sebagai negara yang berprinsip, tetapi tetap mampu menengahi perdebatan sengit antarnegara.
Ketiga, persaingan AS–Tiongkok yang meluas ke arena HAM. Kedua negara ini sering menggunakan Dewan HAM untuk saling mengkritik, bahwa AS mengangkat isu Uyghur dan kebebasan berekspresi, sementara Tiongkok mengkritik rasisme struktural di Barat.
Indonesia, yang memiliki hubungan baik dengan kedua negara, harus mengelola ketegangan ini secara hati-hati.
Ketiga tantangan ini menunjukkan bahwa jabatan Presiden Dewan HAM bukan hanya peran administratif; ia merupakan arena politik tingkat tinggi yang membutuhkan kecermatan, ketegasan, dan kemampuan navigasi diplomatik yang matang.
Hak atas Pembangunan, Gaza, dan Penguatan Mekanisme UPR
Indonesia telah menyampaikan beberapa prioritas yang ingin dikedepankan selama masa kepemimpinannya. Seperti halnya Pertama, hak atas pembangunan (Right to Development). Indonesia menegaskan pentingnya perspektif HAM yang lebih berimbang antara hak sipil-politik dan hak ekonomi-sosial-budaya.
Dalam pendekatan ini, pembangunan dianggap sebagai bagian integral dari pemajuan HAM. Pendekatan ini resonan bagi negara-negara Global South yang selama ini merasa bahwa HAM sering dibatasi pada isu kebebasan sipil.
Kedua, Gaza dan Palestina. Isu Gaza tidak dapat dihindari. Sebagai negara yang memiliki komitmen konstitusional terhadap kemerdekaan Palestina, Indonesia berkepentingan menegaskan posisi Dewan HAM sebagai lembaga yang menjamin investigasi pelanggaran HAM berat, perlindungan warga sipil, dan akuntabilitas pihak-pihak yang melakukan kejahatan kemanusiaan.
Ketiga, Universal Periodic Review (UPR). UPR adalah mekanisme unik yang memungkinkan semua negara—tanpa kecuali—dievaluasi situasi HAM-nya secara berkala. Indonesia berupaya memperkuat mekanisme ini agar tetap objektif dan inklusif, sekaligus memperbaiki kualitas implementasi rekomendasi negara.
JAKARTA Kerusuhan Mei 1998 tercatat sebagai salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah politik Indonesia modern. Peristiwa yang ber
SENI DAN BUDAYA
SAMARINDA Puluhan tokoh senior yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Kalimantan Timur (MPKT) berencana menemui Presiden RI Prabowo Subi
NASIONAL
SURABAYA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, melangga
PERISTIWA
DENPASAR Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, menekankan pentingny
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut Kota Medan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota metropolitan ber
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan komitmennya untuk memperkuat pemberantasan judi online (judol) di Kota Medan.
PEMERINTAHAN
MEDAN Empat terdakwa perkara dugaan pengalihan lahan PTPN II kepada PT Nusa Dua Propertindo (NDP) dituntut masingmasing 1 tahun 6 bulan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan aluminium alloy PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Dante Sinaga, menyatakan keberatan a
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku tidak sengaja bertemu dengan Pres
POLITIK
MEDAN Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL