Jokowi Dikritik Baru Datang Sebulan Usai Gempa, PSI: Apakah Masyarakat Palue Sudah Pulih?
JAKARTA Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menanggapi kritik yang menyebut kunjungan Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke
POLITIK
Dari Soft Power ke Kepemimpinan Normatif
Kepemimpinan Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM membuka peluang besar bagi penguatan peran global Indonesia. Pertama, memperkuat reputasi Indonesia sebagai norm entrepreneur.
Indonesia dapat mempromosikan paradigma HAM yang kontekstual, inklusif, dan relevan bagi negara-negara berkembang. Ini sejalan dengan visi Indonesia sebagai jembatan antara nilai universal dan realitas sosial global.
Kedua, memperkuat posisi Indonesia di dunia Muslim. Dalam isu Gaza, Indonesia dapat meningkatkan kredibilitas diplomatiknya sebagai pembela kemanusiaan, sekaligus diferensiasi dari negara-negara Arab yang sering terpecah dalam isu Palestina.
Ketiga, menaikkan posisi Indonesia dalam percaturan Global South. Indonesia berpotensi menjadi pemimpin informal dalam isu pembangunan, HAM, dan solidaritas global. Hal ini konsisten dengan ambisi Indonesia pasca-G20 dan Keketuaan ASEAN 2023.
Keempat, membuka ruang bagi transformasi diplomasi HAM Indonesia. Dengan posisi presiden, Indonesia dituntut meningkatkan standar domestik sekaligus memperbaiki persepsi global mengenai isu-isu HAM dalam negeri.
Menjadi Presiden Dewan HAM PBB bukan hanya penghargaan diplomatik bagi Indonesia, tetapi juga tanggung jawab besar dalam menjaga kredibilitas lembaga HAM internasional di tengah meningkatnya konflik dan polarisasi global.
Indonesia berada pada posisi strategis untuk membentuk arah diskusi global mengenai HAM, memperkuat mekanisme multilateralisme, dan menunjukkan bahwa negara berkembang pun memiliki kapasitas untuk memimpin lembaga internasional yang sangat penting.
Keberhasilan Indonesia akan ditentukan oleh kemampuan diplomatiknya dalam mengelola perpecahan antarnegara, menjaga objektivitas, mempromosikan pendekatan HAM yang berimbang, serta memainkan peran aktif dalam isu Gaza dan konflik kemanusiaan lainnya.
Di tengah dunia yang semakin terpolarisasi, kepemimpinan Indonesia menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa diplomasi yang independen, moderat, dan inklusif tetap relevan — bahkan sangat dibutuhkan.* (news.detik.com)
*) Penulis adalah Lulusan Magister Bidang Kajian Timur Tengah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kab. Lamongan Masa Juang 2025 - 2030; Founder Indonesian Coexistence.
JAKARTA Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menanggapi kritik yang menyebut kunjungan Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke
POLITIK
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kep
POLITIK
BANTUL Salah satu pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi sorotan
PERISTIWA
JAKARTA Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam. Kehidupan Rasulullah SAW menjadi contoh dalam menjalankan perintah Al
AGAMA
JAKARTA Tabel KUR BCA 2026 dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta menjadi informasi yang banyak dicari pelaku usaha kecil dan menengah
EKONOMI
MEDAN Aksi begal di kawasan Simpang Jalan PWI, Tanah Garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, berujung pada penangkapan salah s
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Ketua DPRD Kota Binjai, HJ. K Gusuartini Br Surbakti, menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemenangan Pemilu Anggota Fra
POLITIK
TANJUNG JABUNG TIMUR Ratusan masyarakat memadati lokasi penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke3 tingkat Desa Majelis Hidayah, Kec
NASIONAL
MEDAN Ketua Dekranasda Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, meresmikan Gallery Torose di Komplek Ruko Citra Garden, Sabtu (19/9/2026).Peresm
SENI DAN BUDAYA
PURWOKERTO Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengingatkan masyarakat agar tidak
SAINS DAN TEKNOLOGI