BREAKING NEWS
Sabtu, 18 Juli 2026

Ketika Efisiensi Harus Menghasilkan Manfaat

Administrator - Sabtu, 18 Juli 2026 09:53 WIB
Ketika Efisiensi Harus Menghasilkan Manfaat
IGN Agung Y. Endrawan, SH, MH, CCFA, seorang praktisi hukum, pengamat kebijakan publik, dan mantan Asisten Komisioner di KASN periode 2020–2024, juga pernah menjabat sebagai Direktur Kebijakan Bakamla. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh:IGN Agung Y. Endrawan, SH, MH, CCFA

APA sebenarnya ukuran keberhasilan sebuah kebijakan efisiensi?

Apakah ketika pemerintah berhasil menghemat triliunan rupiah dari belanja negara, atau ketika masyarakat merasakan pelayanan publik menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih berkualitas?

Baca Juga:

Pertanyaan ini tampak sederhana, tetapi justru menentukan cara memaknai kebijakan efisiensi yang sedang dijalankan pemerintah.

Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD merupakan langkah strategis untuk memperkuat disiplin fiskal di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan dan ketidakpastian ekonomi global.

Kebijakan tersebut layak diapresiasi karena menunjukkan komitmen pemerintah agar setiap rupiah uang negara digunakan secara lebih bertanggung jawab dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

Namun, keberhasilan kebijakan ini hendaknya tidak berhenti pada besarnya angka penghematan.

Pertimbangan efisiensi yang hanya diukur dari berkurangnya pengeluaran dapat berpotensi melahirkan persepsi yang keliru, seolah-olah tujuan utama birokrasi adalah membelanjakan anggaran sesedikit mungkin.

Padahal, negara tidak dibentuk untuk menghemat uang, melainkan untuk menghadirkan pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan.

Di sinilah hemat kami letak persoalannya yang perlu dipertimbangkan.

Selama ini efisiensi lebih sering dipahami sebagai persoalan fiskal, padahal substansinya adalah persoalan tata kelola.

Anggaran hanyalah alat, sedangkan tujuan akhirnya adalah pelayanan publik yang lebih baik.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Transaksi Koperasi Desa Merah Putih Tembus Rp56,8 Miliar, Pupuk Jadi Komoditas Penjualan Terbesar
Dubes Prancis Terpukau Pesona Situs Megalitik Nias, Tertarik Perkuat Kerja Sama Pariwisata: Luar Biasa!
Pemko dan Kemenag Tanjungbalai Gelar Gerakan Indonesia Berkiblat 2026, Manfaatkan Fenomena Rashdul Kiblat
Bupati Asahan Buka Expo Inovasi Universitas Asahan 2026, Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemerintah Bangun Daerah
Bupati Labuhanbatu Selatan Luncurkan JUMPA BERLIAN, Gerakan Jumat Bersih Wujudkan Lingkungan Sehat
Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Wakil Bupati Batu Bara Ajak ASN Bekerja Tulus dan Berintegritas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru