BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State"

Redaksi - Jumat, 04 September 2026 22:15 WIB
Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State"
Presiden RI Prabowo Subianto. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Pemerintahan Otto van Bismark di Jerman pada tahun 1881, yang mengubah rute politik pemerintahannya, dengan kebijakan sistem jaminan sosial, memang tidak dibicarakan dalam perdebatan pembentukan UUD 1945.

Namun, tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa mereka, kalau tidak semua, sebagian, terutama Bung Karno, mengetahuinya.

Bung Karno tertulis dalam sejarah pembentukan UUD 1945 sebagai figur yang begitu kaya dengan perspektif, bahkan filosofis Jerman dalam debat pencarian fundasi bernegara.

Bung Karno, dalam debat itu, memang tidak menyebut-nyebut pemerintahan Bismark, tetapi kebijakan-kebijakan sosial Bismark tidak dapat dipisahkan dari filsafat mereka. Bismark, sang pemimpin pemerintahan, hebat bukan saja karena program yang dicetuskannya, tetapi karena prakarsa, dan tekadnya.

Berada di tengah kejatuhan ekonomi hampir di seluruh Eropa, dan sosialisme tak beraturan, yang hanya tahu harus ini dan itu sesuka mereka.

Bismark masuk ketengah masalah itu dengan program sosial. Bismark tidak peduli pada serangan Sosial Demokrat bahwa program itu tidak lebih dari suap politik kepada pemilih agar meninggalkan mereka.

Maju secara konsisten dengan programnya yang memiliki tiga aspek; asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan kerja, dan asuransi hari tua, pensiun untuk pekerja yang tidak lagi produktif, membuat jutaan pekera pabrik tertolong.

Namun, harus diakui sukses Bismark, karena Dia memiliki Theodor Lofmann, lawyer dan pegawai negeri, sebagai Menteri Perdagangan, yang habis-habisan menghadapi Reigstaat, dalam balapan politik welfare state ini.

Lohmann ditulis sejarah sebagai sosok utama di lintasan welfare state Bismark, sukses meyakinkan Reichstag dalam pertempuran pembentukan Social Security Act 1881.

Prakarsa mandiri Bismark – pemimpin – dalam mengubah landscap kehidupan rakyat, itu juga yang diperlihatkan William Ewart Gladstone, di Inggris.

Gladstone yang memiliki pendapat pemerintah harus memimpin penciptaan masyarakat yang lebih efisien dan adil, memperluas perannya dalam masyarakat untuk kebebasan dan toleransi.

Politik Inggris segera panas dengan gagasan perbaikan kondisi kerja para buruh, terutama buru angkut batu bara.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemkab Labusel Bangun Dua Gedung Kantor Dinas, Bupati Fery: Fasilitas yang Layak Penting untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Zulhas: Tak Ada Negara Maju Tanpa Swasembada
Wapres Gibran Dapat Curhat soal Pembangunan Sabo Dam Tukka Terkendala Harga BBM
Kejagung Sita Aset Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Senilai Rp8,4 Miliar, Ada Rolex hingga Mobil Mewah!
Kurir Online Tunadaksa di Medan Kaget Masuk Desil 6-10: Motor Pinjaman, Tinggal Menumpang
Wapres Gibran: Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap agar Warga Dapat Tempat Tinggal Layak dan Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru