BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State"

Redaksi - Jumat, 04 September 2026 22:15 WIB
Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State"
Presiden RI Prabowo Subianto. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sukses. Inilah alasan mengapa UU ini dinilai sebagai serangan tanpa peringatan ke jantung laissez fire.

Dalam kasus Amerika, plutocrat 1 persen ini memelihara landcap liberalism dan kaitalisme dengan menempatkan orang-orang mereka di pusat kekuasaan.

Praktik ini menggila sejak pemilu presiden 1896. Wiliam McKenley, capres republik tahun 1896, berkampanye dengan biaya mereka.

Mereka membiayai McKenley pada pemilu 1900. Pada pemilu dia berpasangan dengan Theodore (Tedy) Rosevelt sebagai wakilnya.

Tidak lebih dari dua bulan, McKenley memegang jabatan presiden untuk kedua kalinya, karena mati ditembak.

Tedy, penggantinya, masuk kepresidenan dengan keyakinan monopoli adalah satu jenis mematikan dari racun kapitalisme perusak keadilan.

Bagi Tedy, racun ini tidak bisa dibiarkan. Unik, dia memerlukan waktu untuk kebijakan Trust Busting, anti-big corporation, yang sangat memukau.

Begitu trust busting diluncurkan, J.P Morgan, plutokrat wall street ini, segera tahu bahwa dia berada dalam bahaya.

Kata Morgan satu saat, "Saya takut pada Tuan Rosevelt, karena tidak tahu apa yang akan dia lakukan."

Di seberang itu, Tedy Rosevelt mengatakan: "Dia (Morgan) takut pada saya karena dia tidak tahu apa yang akan saya lakukan".

Welfare state yang telah ditinggalkan sejak Presiden Taft, terus berlanjut hingga kepresidenan Herbert Hover tahun 1928.

Menariknya, sejak akhir pemerintahan Wilson, resesi ekonomi terus mewabah, bergerap naik dan memuncak pada kepresidenan Hover.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemkab Labusel Bangun Dua Gedung Kantor Dinas, Bupati Fery: Fasilitas yang Layak Penting untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Zulhas: Tak Ada Negara Maju Tanpa Swasembada
Wapres Gibran Dapat Curhat soal Pembangunan Sabo Dam Tukka Terkendala Harga BBM
Kejagung Sita Aset Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Senilai Rp8,4 Miliar, Ada Rolex hingga Mobil Mewah!
Kurir Online Tunadaksa di Medan Kaget Masuk Desil 6-10: Motor Pinjaman, Tinggal Menumpang
Wapres Gibran: Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap agar Warga Dapat Tempat Tinggal Layak dan Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru