BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State"

Redaksi - Jumat, 04 September 2026 22:15 WIB
Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State"
Presiden RI Prabowo Subianto. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kelaparan di mana-mana, menyempitnya akses ke rumah sakit, mengeringnya lapangan kerja menimpa semua pekerja - anak, perempuan dan orang dewasa.

Herbert Hovert, Presiden liberalis tulen, yang kampanyenya turut didanai plutokrat dari blok Morgan, anehnya, bersikukuh pada kredo liberalisme.

Pemilu presiden pun datang tahun 1932, dan Hover menemukan Franklin D. Rosevelt sebagai lawannya.

Hover kalah, dan Franklin D. Rosevelt, yang kampanyenya didanai oleh plutocrat dari blok Rockefeller, keluar sebagai pemenang.

Presis Gladstone dan Bismark, tanpa memeriksa premis-premis filsafat liberalisme dan sosialisme, Presiden Rosevelt segera mengeluarkan kebijakan pro petani, pekerja – anak-anak, perempuan dan laki-laki dewasa – yang terhempas oleh depresi ganas itu.

Badan Perumahan Nasional, dibentuk untuk memungkinkan orang kecil memiliki rumah.

Begitu juga asuransi Kesehatan, penciptaan lapangan kerja baru – membersihkan taman - salah satunya yang popular.

Konsistensi dan kedalaman serta kontinuitasnya inilah, yang memanggil Erwin Chemerinsky, profesor tata negara, dekan Law School of Berkley University hormati sebagai awal welfare state Amerika.

Dan Franklin D. Rosevelt tersaji dalam hormat akademiknya sebagai kampiun modern constitutionalism, dengan public welfare sebagai penanda utamanya.

Percepatan dan Perluasan

Semua kebijakan welafer state di atas, menunjukan ketiga hal; Pertama, Presiden mengambil Prakarsa, dan konsisten melaksanakannya.

Kedua, kebijakan itu tidak digali dari premis-premis UUD. Ketiga, tepat mendefenisikan keadaan kehidupan masyarakat. Titik, tidak lebih.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemkab Labusel Bangun Dua Gedung Kantor Dinas, Bupati Fery: Fasilitas yang Layak Penting untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Zulhas: Tak Ada Negara Maju Tanpa Swasembada
Wapres Gibran Dapat Curhat soal Pembangunan Sabo Dam Tukka Terkendala Harga BBM
Kejagung Sita Aset Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Senilai Rp8,4 Miliar, Ada Rolex hingga Mobil Mewah!
Kurir Online Tunadaksa di Medan Kaget Masuk Desil 6-10: Motor Pinjaman, Tinggal Menumpang
Wapres Gibran: Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap agar Warga Dapat Tempat Tinggal Layak dan Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru