BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Pemerintah Aceh Kebut Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabencana, Anggaran Tembus Rp380 Miliar

T.Jamaluddin - Senin, 04 Mei 2026 07:21 WIB
Pemerintah Aceh Kebut Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabencana, Anggaran Tembus Rp380 Miliar
Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH - Pemerintah Aceh mempercepat pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian pascabencana guna menjaga ketahanan pangan sekaligus memulihkan ekonomi masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memastikan lahan terdampak segera kembali produktif.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengatakan total anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut mencapai Rp380,03 miliar.

Baca Juga:

Dana ini digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari optimasi lahan, rehabilitasi, hingga pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan usaha tani.

"Pemerintah Aceh saat ini fokus mempercepat seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga konstruksi dan pengolahan lahan, agar lahan pertanian yang terdampak bencana dapat segera kembali produktif," ujar Nasir dalam keterangannya.

Program optimasi lahan (oplah) untuk sawah dengan tingkat kerusakan ringan menjadi salah satu prioritas utama.

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp155,65 miliar untuk kegiatan ini yang mencakup 16 kabupaten/kota dengan luas mencapai 27.071 hektare.

Tahap perencanaan yang melibatkan Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikussaleh, dan Universitas Samudra telah mencapai sekitar 45 persen atau setara 12.205 hektare.

Setelah perencanaan rampung, kegiatan konstruksi oplah senilai Rp124,52 miliar akan dilaksanakan, diikuti pengolahan lahan sebesar Rp24,36 miliar yang dikelola pemerintah kabupaten/kota.

Untuk lahan dengan tingkat kerusakan sedang, pemerintah mengalokasikan Rp65,23 miliar guna rehabilitasi lahan di lima kabupaten dengan total luas 4.393 hektare.

Hingga kini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 3.981 hektare, yang dilaksanakan oleh kelompok tani bersama Tentara Nasional Indonesia.

Selain itu, pembangunan infrastruktur irigasi juga menjadi fokus. Pemerintah merencanakan pembangunan 641 unit irigasi perpompaan di 16 kabupaten/kota dengan anggaran Rp98,07 miliar.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Senin 4 Mei 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Wali Kota Tanjungbalai Resmikan Benayah House, Jadi Sarana Pembinaan Generasi Muda
Suasana Haru Warnai Upah-Upah Wali Kota Tanjungbalai, KNPI Doakan Agar Jadi Haji Mabrur
Peringati Hari Buruh, Pemko Tanjungbalai Janji Perluas Lapangan Kerja dan Awasi Upah Perusahaan
Sekda Tanjungbalai Tegaskan ASN Jangan Asal dalam Pengadaan Barang dan Jasa, Ini Alasannya
Bupati Asahan Lepas Gerak Jalan Santai May Day 2026, Tekankan Solidaritas Pekerja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru