Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas, Pakar Hukum: Warga Binaan Berhak atas Pendidikan
JAKARTA Narapidana tetap memiliki hak untuk menempuh pendidikan tinggi, termasuk program magister (S2), selama menjalani masa pidana di
NASIONAL
MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperluas kolaborasi untuk meningkatkan daya saing generasi muda agar siap menghadapi dunia kerja. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa program pelatihan keterampilan tidak boleh berhenti pada sertifikat, tetapi harus berujung pada penyerapan tenaga kerja.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Yayasan Plan International Indonesia terkait program Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered (You RISE) di Balai Kota Medan, Kamis (7/5/2025).
Rico menekankan bahwa keberhasilan pelatihan harus diukur dari seberapa banyak peserta yang benar-benar diterima bekerja di perusahaan.Baca Juga:
"Yang terpenting pelatihan tidak hanya sebatas memberikan keterampilan, tetapi juga harus mampu menghubungkan peserta dengan dunia kerja secara nyata," kata Rico Waas.
Ia juga menyebut program pelatihan yang telah berjalan sejauh ini dinilai cukup efektif, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai 85 persen.
Untuk memperkuat hal tersebut, Rico mengusulkan langkah strategis berupa penguatan kepercayaan industri terhadap lulusan pelatihan. Ia meminta Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan mengkaji mekanisme penerbitan surat rekomendasi bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.
"Ini untuk memperkuat kepercayaan perusahaan terhadap kompetensi peserta. Mekanismenya perlu dibahas lebih lanjut sesuai aturan agar memiliki dasar yang kuat," ujarnya.
Rico juga didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan M Sofyan serta Plt Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, pihak Yayasan Plan International Indonesia melalui Private Sector Engagement Officer, Ardiansyah Hasibuan, menjelaskan bahwa program You RISE merupakan hasil kolaborasi dengan DBS Foundation.
Program tersebut menyasar kelompok muda marginal usia 18–29 tahun, termasuk perempuan muda dan penyandang disabilitas, dengan target 2.000 peserta.
Program ini mencakup pelatihan literasi keuangan, kesiapan kerja, keterampilan teknis IT, hospitality, ritel, mentoring karier, hingga kelas kepemimpinan perempuan.
"Melalui program ini kami berharap dapat membantu kaum muda menjadi lebih siap kerja, melek finansial, dan lebih percaya diri menghadapi masa depan," kata Ardiansyah.*
(dh)
JAKARTA Narapidana tetap memiliki hak untuk menempuh pendidikan tinggi, termasuk program magister (S2), selama menjalani masa pidana di
NASIONAL
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo melakukan kunjungan keliling ke berba
POLITIK
KUPANG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya penguatan ekonomi berbasis rakyat dalam pembangunan nasion
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan pencabutan uji materi terhadap UndangUndang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 20
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui
PEMERINTAHAN
LAMPUNG Kasus kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang menewaska
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pengamat politik menilai sanksi teguran keras dari Partai Gerindra terhadap Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi be
POLITIK
PATI Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak boleh tercoreng oleh pr
NASIONAL
TAPTENG Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) mengamankan seorang personel kepolisian berinisial Aipda JEB yang diduga terlibat dalam penyalahg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple kembali mengejutkan pasar perangkat komputasi dengan meluncurkan MacBook Neo, laptop Mac termurah yang dibanderol mulai 599
SAINS DAN TEKNOLOGI