Warga Bener Meriah Berterima Kasih, Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang dan Siapkan Solusi Permanen
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN – Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 memberikan penjelasan terkait kebijakan harga tiket masuk (HTM) yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat.
Panitia menegaskan, tiket masuk PRSU tidak hanya berfungsi sebagai akses bagi pengunjung untuk menikmati berbagai rangkaian acara, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif serta pelestarian budaya Sumatera Utara.
Panitia PRSU 2026 Bidang Humas Farah mengatakan, pihaknya menghargai berbagai masukan yang disampaikan masyarakat terkait harga tiket masuk.Baca Juga:
Menurutnya, kritik dan saran merupakan hal yang wajar dalam penyelenggaraan sebuah kegiatan besar.
"Tentu selama setiap masukan menjadi perhatian dan bahan evaluasi kami dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan. Namun perlu kami sampaikan, bahwa PRSU ke-50 hadir dengan arah dan wajah baru," sebut Farah kepada wartawan di Medan, Selasa (7/7/2026).
Farah menjelaskan, PRSU tahun ini tidak lagi hanya diposisikan sebagai ajang hiburan semata.
Menurutnya, PRSU dirancang menjadi wadah yang menampilkan identitas, budaya, serta berbagai potensi daerah Sumatera Utara.
Ia mengatakan, setiap pertunjukan seni, budaya, hingga produk ekonomi kreatif yang ditampilkan telah melalui proses kurasi agar kualitas acara tetap terjaga sekaligus mampu menggambarkan keberagaman budaya Sumut.
"Sekitar 75% konten yang dihadirkan merupakan hasil karya pelaku seni, budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif lokal. Dengan demikian, harga tiket yang dibayarkan masyarakat tidak hanya menjadi akses untuk menikmati rangkaian acara, tetapi juga merupakan bentuk dukungan terhadap ekosistem kreatif dan pelestarian budaya daerah," jelasnya.
Menurut Farah, penetapan harga tiket PRSU 2026 telah mempertimbangkan berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari keamanan, kenyamanan pengunjung, fasilitas, hingga kualitas program yang disiapkan.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang memiliki nilai lebih bagi setiap pengunjung. Di sisi lain, PRSU dengan wajah barunya juga dirancang sebagai ruang yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Selama ini, PRSU kerap dipersepsikan hanya menyasar segmen tertentu," ungkap Farah.
Ia menambahkan, panitia ingin menjadikan PRSU sebagai ruang bersama yang dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, pelaku UMKM, komunitas seni dan budaya, keluarga, generasi muda, hingga pelaku usaha.
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti langkah Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang mengembalikan amplop beris
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perselisihan terkait pencabutan hukuman kartu merah striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, kini memasuki babak baru. P
OLAHRAGA
BIMA Wali Kota Bima, Aji Man, memberikan klarifikasi terkait polemik pelantikan sejumlah anggota keluarganya dalam jajaran Pemerintah Ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026 memberikan penjelasan terkait kebijakan harga tiket masuk (HTM) yang seb
PEMERINTAHAN