Dukung Ekonomi Daerah, MBG Diwajibkan Gunakan Telur Produksi Lokal
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur prog
EKONOMI
BEKASI – Masriwati, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bekasi, yang baru-baru ini viral akibat protesnya terhadap kegiatan ibadah tetangga, kini meminta pemulihan nama baik. Ia berharap insiden tersebut tidak akan terulang di masa mendatang, dan mengajak semua pihak untuk menjaga suasana toleransi di lingkungan masyarakat.
Dalam penjelasannya, Masriwati mengungkapkan keinginannya agar Pendeta Maria dan para pengurus rumah ibadah dapat lebih mengontrol anggota komunitas mereka. Hal ini penting, menurutnya, untuk memberikan pemahaman bahwa ia bukanlah orang yang intoleran. “Selama ini kami sudah hidup bertetangga dan rukun bersama. Saya ingin ibu Maria bisa mengontrol anggotanya atau siapapun, bahwa saya bukan intoleran,” ujarnya, mengungkapkan rasa harapannya agar kebersamaan dapat terjaga.
Pendeta Maria, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kota Bekasi adalah kota yang toleran dan damai. “Saya memohon maaf atas peristiwa yang sudah terjadi, yang membooming di media sosial. Kota Bekasi bukanlah kota intoleran,” tegas Maria.
Kejadian ini bermula ketika video yang menunjukkan Masriwati mengamuk dan melarang umat Kristiani untuk beribadah viral di berbagai platform media sosial. Video tersebut memicu berbagai reaksi di kalangan masyarakat, dengan banyak yang menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk intoleransi. Situasi ini memicu perdebatan tentang toleransi beragama di Kota Bekasi, yang dikenal sebagai kawasan dengan keragaman budaya dan agama.
Sebagai respon terhadap insiden tersebut, Masriwati berharap bahwa semua pihak dapat mengambil pelajaran untuk membangun hubungan yang lebih baik antarumat beragama. “Semoga ke depan, kita bisa hidup lebih harmonis dan saling menghormati satu sama lain. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Dengan pernyataan dari Masriwati dan Pendeta Maria, diharapkan situasi serupa tidak akan terjadi lagi dan Kota Bekasi dapat terus menjadi contoh kota yang menghargai keragaman dan toleransi antarumat beragama.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur prog
EKONOMI
BULELENG Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut kondisi geopolitik global saat ini semakin menekan kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indo
EKONOMI
JAKARTA Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto merespons pemutaran film dokumenter Pesta Babi K
NASIONAL
JAKARTA Narapidana tetap memiliki hak untuk menempuh pendidikan tinggi, termasuk program magister (S2), selama menjalani masa pidana di
NASIONAL
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo melakukan kunjungan keliling ke berba
POLITIK
KUPANG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya penguatan ekonomi berbasis rakyat dalam pembangunan nasion
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan pencabutan uji materi terhadap UndangUndang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 20
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui
PEMERINTAHAN
LAMPUNG Kasus kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang menewaska
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pengamat politik menilai sanksi teguran keras dari Partai Gerindra terhadap Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi be
POLITIK