Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA -Banjir kembali merendam wilayah Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi , Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Warga semakin geram! Bukan hanya faktor alam yang menjadi penyebab, tetapi juga kelalaian manusia , mulai dari pengusaha panglong , hingga pemerintah yang tutup mata.
Parit Tak Berfungsi, Air Meluap ke Permukiman
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi parit yang mengenaskan.
Saluran air yang seharusnya mengalirkan air dengan lancar kini nyaris mati.
Penuh dengan pasir, lumpur, dan sampah.
Ironisnya, penyebab utama bukan hanya sampah rumah tangga, tetapi juga material bangunan dari proyek perumahan dan stok pasir milik pengusaha panglong.
Pengusaha panglong seenaknya menumpuk pasir dan batu kerikil di sekitar parit tanpa pengamanan.
Hasilnya? Saat hujan deras atau air pasang, material ini hanyut masuk ke saluran air, menyebabkan penyumbatan.
Ditambah lagi, warga yang sedang membangun rumah membiarkan pasir dan tanah berserakan, yang akhirnya terbawa ke parit saat hujan turun.

Pemerintah Diam, Warga Menjerit
Yang lebih menyakitkan, pemerintah seperti tidak peduli! Tidak ada tindakan tegas untuk menertibkan pengusaha atau warga yang sembrono dalam membuang material bangunan.
Seolah-olah banjir ini hanyalah urusan rakyat kecil yang harus menanggung akibatnya sendiri.
Sampai kapan rakyat harus menderita akibat ketidakpedulian ini?
Warga Menuntut Aksi, Bukan Janji!
Warga yang menjadi korban banjir rob sudah muak dengan janji-janji kosong. Mereka mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan nyata:
1. Penertiban Pengusaha Panglong
Hentikan praktik semena-mena pengusaha yang menyimpan material tanpa pengamanan. Jika tetap bandel, cabut izin usahanya!
2. Pengawasan Ketat Pembangunan Rumah
Jangan biarkan warga yang membangun rumah seenaknya membuang material ke jalan dan parit. Harus ada aturan tegas!
3. Normalisasi dan Pembersihan Parit Secara Berkala
Lakukan pengerukan dan pembersihan rutin agar parit bisa kembali berfungsi dengan baik.
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI