BREAKING NEWS
Selasa, 26 Mei 2026

Safari Keliling Indonesia Jokowi Ramai Dikaitkan dengan Pemilu 2029, Projo Angkat Bicara

Adelia Syafitri - Selasa, 26 Mei 2026 08:46 WIB
Safari Keliling Indonesia Jokowi Ramai Dikaitkan dengan Pemilu 2029, Projo Angkat Bicara
Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (foto: Partai Solidaritas Indonesia/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Rencana safari keliling Indonesia yang akan dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali menjadi sorotan publik dan dikaitkan dengan dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Namun, organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan politik dari agenda tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik menegaskan hingga saat ini belum ada deklarasi politik apa pun terkait Pemilu 2029, termasuk dari Jokowi.

Baca Juga:

"Belum ada keputusan politik apa pun. Jangan membangun spekulasi seolah-olah semuanya sudah dirancang dari sekarang," kata Freddy, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, politik bersifat dinamis dan tidak bisa dipastikan sejak jauh hari, sehingga publik diminta melihat rencana safari tersebut secara objektif.

Freddy menjelaskan, safari keliling Indonesia yang direncanakan Jokowi lebih tepat dimaknai sebagai upaya menjaga komunikasi dengan masyarakat setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Ia menolak anggapan bahwa setiap pertemuan tokoh nasional dengan masyarakat otomatis berkaitan dengan agenda kampanye politik.

"Kalau begitu semua tokoh nasional bisa dituduh sedang kampanye. Padahal menjaga komunikasi dengan rakyat adalah bagian dari demokrasi," ujarnya.

Projo menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk silaturahmi kebangsaan untuk menjaga hubungan emosional antara tokoh nasional dan masyarakat di berbagai daerah.

Freddy juga membantah anggapan bahwa agenda tersebut mencerminkan upaya mempertahankan pengaruh politik Jokowi setelah masa jabatannya berakhir.

Ia menyinggung bahwa Jokowi telah menyelesaikan masa jabatan sesuai konstitusi dan tidak menempuh wacana perpanjangan masa jabatan tiga periode yang pernah muncul dalam diskursus politik nasional.

"Faktanya beliau menyelesaikan jabatan sesuai aturan konstitusi dan menolak wacana tiga periode," kata Freddy.

Wacana tiga periode sebelumnya menjadi perdebatan luas karena bertentangan dengan batas masa jabatan presiden dalam konstitusi Indonesia.

Projo menyebut safari Jokowi direncanakan berlangsung sepanjang 2026, dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan serta undangan masyarakat di berbagai daerah.

Freddy menyebut agenda tersebut kemungkinan dimulai pada Juni 2026, meski jadwal pasti belum ditentukan.

"Masalah tanggalnya belum ada informasi lebih lanjut, tapi rencananya mulai Juni," ujarnya.

Sejumlah daerah yang disebut akan menjadi tujuan kunjungan antara lain Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Barat.

Dalam agenda tersebut, Jokowi juga disebut akan bertemu relawan serta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sementara itu, Jokowi menyatakan dirinya dalam kondisi sehat dan siap memenuhi undangan masyarakat.

Ia menyebut agenda kunjungan tersebut merupakan permintaan dari berbagai daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat.

"Ya saya sudah sehat dan akan datangi undangan-undangan di daerah," kata Jokowi di Solo.*


(tm/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pidato Prabowo, Arah Reformasi dan Warisan Kebangkitan Nasional
Kejagung Tetapkan Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Tersangka Kasus Obstruction of Justice Migor
Eks Camat Medan Polonia Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Anggaran BBM Rp332 Juta
Jokowi Bakal Perankan Tokoh Utama di Film Kolosal Sejarah Dayak-Majapahit: Saya Siap Saja
Adies Kadir: Parpol Bisa Dihapus dari Dapil Jika Tak Penuhi Kuota Perempuan!
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer Akhirnya Akui Salah dan Menyesal di Sidang Kasus Gratifikasi K3 Kemnaker
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Dua Wajah Indonesia

Dua Wajah Indonesia

OlehYudi LatifSAUDARAKU, orang Indonesia tumbuh dengan ajaran lembut menghormati yang tua, ringan tangan pada tetangga, ramah pada tamu as

OPINI