BREAKING NEWS
Sabtu, 25 April 2026

HP Android Sering Lemot dan Panas? Vendor Besar Akhirnya Sepakat Ubah Aturan Main RAM

Dharma - Sabtu, 25 April 2026 10:38 WIB
HP Android Sering Lemot dan Panas? Vendor Besar Akhirnya Sepakat Ubah Aturan Main RAM
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Sejumlah vendor smartphone Android, termasuk Xiaomi, Oppo, dan Vivo, bekerja sama dalam sebuah inisiatif bersama untuk mengatasi keluhan pengguna terkait performa perangkat, seperti ponsel yang melambat, cepat panas, hingga aplikasi yang kerap tertutup sendiri.

Kolaborasi tersebut dilakukan melalui Gold Standard Alliance, sebuah aliansi nirlaba yang dibentuk sejak 2021 oleh sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Lenovo dan Honor.

Inisiatif ini bertujuan menyusun standar baru dalam pengelolaan sumber daya perangkat Android agar performa lintas merek menjadi lebih konsisten.

Baca Juga:

Selama ini, ekosistem Android dinilai menghadapi tantangan optimalisasi karena perbedaan sistem antarmuka dan manajemen memori (RAM) yang diterapkan masing-masing produsen.

Kondisi tersebut kerap berdampak pada pengalaman pengguna yang tidak seragam, termasuk munculnya overheating dan penurunan performa aplikasi.

Melalui kerja sama ini, para anggota aliansi berencana memperkenalkan standar baru pengelolaan memori yang disebut fair memory mechanism.

Mekanisme ini mencakup tiga elemen utama, yakni batas penggunaan RAM yang lebih terukur bagi aplikasi, sistem peringatan dini ketika memori perangkat mulai penuh, serta aturan kontekstual terkait pengiriman notifikasi agar tidak mengganggu pengguna.

Selain itu, sistem baru ini juga dirancang untuk mengurangi masalah teknis seperti memory leak yang kerap terjadi pada perangkat Android generasi sebelumnya.

Inisiatif ini disebut sejalan dengan pengembangan sistem operasi Android 17 yang juga akan memperketat regulasi penggunaan memori aplikasi.

Para pengembang aplikasi diberi tenggat waktu hingga 30 Juni 2026 untuk menyesuaikan perangkat lunak mereka dengan standar baru tersebut.

Setiap anggota aliansi juga akan menyediakan dokumentasi teknis serta dukungan implementasi bagi pengembang.

Langkah ini dipandang sebagai upaya industri untuk menutup kesenjangan performa di ekosistem Android yang selama ini sangat beragam, sekaligus meningkatkan stabilitas perangkat di berbagai merek.*


(km/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Lagi! Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL di Lebanon, PBB Angkat Suara
Purbaya Soroti Anggaran MBG Rp 335 Triliun, Minta Pengelolaan Lebih Efisien
Kopral Rico Pramudia Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Usai Dirawat di RS Beirut
Dua Pelajar SMA di Langkat Hanyut Terseret Arus Sungai Bandar Meriah, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Intensif
Bobby Nasution Gandeng YCKI Dorong Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut, Fokus Keberlanjutan Lingkungan
Inggris dan Indonesia Luncurkan Kemitraan Maritim Strategis, Perkuat Pertahanan dan Industri Kapal Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru