Dukung Ekonomi Daerah, MBG Diwajibkan Gunakan Telur Produksi Lokal
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur prog
EKONOMI
BITVONLINE.COM – Kebiasaan nongkrong di kedai kopi atau warung kopi (warkop) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan Generasi Z (Gen Z). Berdasarkan laporan survei Gen Z Characteristic and Behaviour 2024 yang dilakukan oleh Jakpat, sebagian besar Gen Z menghabiskan pengeluaran sehari-hari mereka untuk kopi, jajan, dan hiburan.
Yoga, seorang mahasiswa berusia 21 tahun, mengungkapkan bahwa ia menghabiskan sekitar Rp 15.000 hingga Rp 30.000 setiap kali nongkrong di kedai kopi. Dengan rutinitas ini, Yoga bisa menghabiskan sekitar Rp 600.000 per bulan hanya untuk jajan. Hal serupa juga diungkapkan oleh Viantisha (22), seorang karyawan swasta di Jakarta, yang menganggarkan sekitar Rp 10.000 hingga Rp 15.000 setiap harinya untuk kopi.
Sementara itu, Vito, mahasiswa berusia 22 tahun asal Bandung, menghabiskan uang sekitar Rp 600.000 setiap bulannya untuk membeli kopi, dengan harga kopi per gelas sekitar Rp 25.000 hingga Rp 30.000. Kegemaran Gen Z terhadap kopi semakin nyata dalam survei tersebut, yang menunjukkan 1 dari 5 Gen Z rela menghabiskan Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per gelas kopi.
Selain kopi, hampir setengah dari Gen Z juga menghabiskan uang mereka untuk makanan manis, terutama teh dan kopi, yang mereka konsumsi 1 hingga 3 kali per hari. Survei ini juga mengungkapkan bahwa sebagian besar Gen Z lebih memilih membeli kopi instan (57%), sementara 35% lainnya menikmati kopi di kedai kopi atau cafe.
Tidak hanya kopi, kebiasaan konsumtif Gen Z juga mencakup jajanan dan hiburan. Rayia, seorang mahasiswi berusia 21 tahun, menghabiskan sekitar Rp 50.000 hingga Rp 60.000 per hari untuk jajan berbagai jenis makanan. Selain itu, Rayia juga mengeluarkan uang untuk langganan layanan streaming seperti Netflix dan layanan streaming bola, yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 115.000 per bulan.
Sebagian Gen Z, seperti Raiqa, lebih suka menghabiskan uang untuk makanan dan cemilan di minimarket ketimbang nongkrong di kedai kopi. Raiqa, yang menghabiskan Rp 30.000 hingga Rp 50.000 untuk sekali makan, lebih memilih membeli cemilan di minimarket daripada mengunjungi kafe.
Laporan survei ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar pengeluaran Gen Z, sekitar 65%, digunakan untuk makan, minum, dan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, kebutuhan internet juga menjadi pengeluaran besar mereka, yang sebanding dengan pengeluaran untuk makanan.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur prog
EKONOMI
BULELENG Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut kondisi geopolitik global saat ini semakin menekan kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indo
EKONOMI
JAKARTA Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto merespons pemutaran film dokumenter Pesta Babi K
NASIONAL
JAKARTA Narapidana tetap memiliki hak untuk menempuh pendidikan tinggi, termasuk program magister (S2), selama menjalani masa pidana di
NASIONAL
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo melakukan kunjungan keliling ke berba
POLITIK
KUPANG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya penguatan ekonomi berbasis rakyat dalam pembangunan nasion
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan pencabutan uji materi terhadap UndangUndang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 20
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui
PEMERINTAHAN
LAMPUNG Kasus kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang menewaska
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pengamat politik menilai sanksi teguran keras dari Partai Gerindra terhadap Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi be
POLITIK