BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka! Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Sumut Tercatat 63 Ribu Ton

Dodi Kurniawan - Jumat, 24 April 2026 08:09 WIB
Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka! Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Sumut Tercatat 63 Ribu Ton
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Perum Bulog mencatat cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 5 juta ton secara nasional.

Angka ini disebut sebagai stok tertinggi sepanjang sejarah Indonesia sejak kemerdekaan, sekaligus menjadi indikator penguatan program swasembada pangan.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan dari total tersebut, stok beras di wilayah Sumatera Utara mencapai sekitar 63.000 ton yang tersebar di berbagai gudang.

Baca Juga:

"Stok beras di gudang Bulog di seluruh Indonesia saat ini mencapai 5 juta ton, dan di Sumatera Utara sebesar 63.000 ton. Ini merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah sejak Indonesia merdeka," kata Budi, Jumat, 24 April 2026.

Menurut dia, tingginya cadangan beras tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak dalam mendukung pencapaian swasembada pangan.

Selain berfungsi sebagai penyangga stabilitas harga, stok CBP juga menjadi instrumen strategis pemerintah dalam menghadapi kondisi darurat dan penyaluran bantuan sosial.


Budi menyebut distribusi beras di Sumatera Utara saat ini relatif merata karena dukungan jaringan gudang yang tersebar di berbagai daerah.

Dalam menjalankan tugasnya, Bulog berperan sebagai operator pemerintah untuk menyerap gabah dari petani dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

Gabah tersebut kemudian diolah menjadi beras untuk mendukung sejumlah program pemerintah, seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, hingga penanganan bencana alam.

"Kami juga terus optimis capaian serapan di Sumut akan meningkat dibanding tahun lalu. Saat ini gudang Bulog bahkan sudah penuh, sehingga kami menyewa gudang tambahan di Medan, Pematangsiantar, Asahan, dan beberapa kabupaten lainnya," ujarnya.

Hingga saat ini, Bulog Sumatera Utara telah menyerap 20.820 ton gabah dari petani, atau meningkat sekitar 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 18.120 ton.

Budi menegaskan capaian tersebut menjadi dorongan bagi Bulog untuk terus memperkuat peran dalam ekosistem pangan nasional, termasuk melalui kolaborasi dengan petani dan pemerintah daerah.

Ia juga menyoroti kondisi pangan global yang tidak stabil, namun memastikan ketersediaan beras di Indonesia, khususnya Sumatera Utara, dalam kondisi aman.

"Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir. Beras Bulog siap digunakan untuk program SPHP dan bantuan pangan sesuai ketentuan pemerintah," kata Budi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wabup Labusel Resmikan Desa Cantik, Dorong Desa Kelola Data Mandiri untuk Perkuat Pembangunan
Tanjungbalai Dapat Apresiasi Mendagri atas Tata Kelola Keuangan di Musrenbang RKPD Sumut 2027
Bapenda Batu Bara "Berlayar" ke Desa Padang Genting, Bupati Baharuddin Tinjau Langsung Layanan Pajak dan Administrasi Warga
Literasi Sumut Meningkat, Masuk 10 Besar Nasional!
Karya Jurnalistik Dinilai Rawan Dibajak di Era Digital, PWI Dorong Aturan Lebih Kuat di UU Hak Cipta
Pansus DPRD Ungkap Fakta Dugaan Kebocoran PAD Rp 100 Miliar di Proyek Perumahan Citraland Deli Serdang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru