Jaga Jalur Minyak Dunia, Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka
BEIJING Gedung Putih menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap
INTERNASIONAL
JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026.
Bank Indonesia (BI) menyebut pelemahan ini dipicu kombinasi faktor global dan domestik yang meningkatkan tekanan di pasar valuta asing.
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, mengatakan tekanan terhadap rupiah meningkat seiring eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dunia serta meningkatkan ketidakpastian global.Baca Juga:
"Tekanan rupiah dalam hari ini meningkat karena conflict di Middle East yang masih berlangsung dengan intensitas yang meningkat," kata Destry, Selasa.
Selain faktor eksternal, tekanan juga datang dari dalam negeri.
BI mencatat meningkatnya kebutuhan valuta asing secara musiman, terutama untuk pembayaran utang luar negeri, pembagian dividen korporasi, serta kebutuhan ibadah haji.
"Dari domestik, meningkatnya kebutuhan dollar secara musiman," ujarnya.
Meski demikian, BI menegaskan terus melakukan intervensi di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah melalui berbagai instrumen seperti pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Non-Deliverable Forward (NDF).
"BI akan terus berkomitmen untuk selalu berada di pasar dan mengoptimalkan semua instrumen operasi moneter," kata Destry.
Di tengah tekanan nilai tukar, BI mencatat aliran modal asing masih masuk ke pasar domestik.
Sepanjang April 2026, tercatat inflow ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp 61,6 triliun.
Selain itu, likuiditas valas dalam negeri juga dinilai masih memadai, dengan pertumbuhan dana pihak ketiga valas mencapai 10,9 persen secara year to date pada akhir Maret 2026.
BEIJING Gedung Putih menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap
INTERNASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik jalannya persidangan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Y
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah meng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum menuntut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dengan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran dana miliaran rupiah kepada pegawai dan pejabat di Kementerian Keten
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Otoritas Malaysia menahan 26 warga negara Indonesia (WNI) dalam operasi penertiban dokumen ilegal di kawasan Glenmarie, Shah Ala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengabulkan permohonan pengalihan penahanan mantan Menteri Pendidikan, Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, menyoroti polemik pelarangan pemutaran film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL
SURABAYA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan mengatasi pe
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan alasan pemerintah melibatkan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara
PERTANIAN AGRIBISNIS