BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Putin Sebut Konflik Rusia–Ukraina Mulai Menuju Penyelesaian, Isyaratkan Pembicaraan Perdamaian

- Minggu, 10 Mei 2026 11:58 WIB
Putin Sebut Konflik Rusia–Ukraina Mulai Menuju Penyelesaian, Isyaratkan Pembicaraan Perdamaian
Presiden Rusia, Vladimir Putin (Foto: Alexei Nikolsky, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa konflik Rusia–Ukraina akan segera berakhir. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (9/5/2026), hanya beberapa jam setelah dirinya kembali menegaskan target kemenangan Rusia dalam perang yang telah berlangsung sejak 2022.

"Saya rasa masalah ini mengarah pada penyelesaian konflik Ukraina," ujar Putin kepada wartawan, seperti dilaporkan RT.

Putin juga mengaku terbuka untuk membahas pengaturan keamanan baru di Eropa. Ia bahkan menyebut mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder sebagai salah satu pihak yang dinilainya dapat menjadi mitra dalam proses negosiasi.

Baca Juga:

Rusia sebelumnya melancarkan apa yang disebut Kremlin sebagai "Operasi Militer Khusus" ke Ukraina pada 2022, yang memicu ketegangan besar dengan negara-negara Barat dan memperburuk hubungan geopolitik global.

Di sisi lain, Kremlin menyebut pembicaraan damai yang dimediasi Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump saat ini masih tertunda.

Putin sendiri sebelumnya berkali-kali menegaskan bahwa Rusia akan terus melanjutkan operasi militernya hingga seluruh target yang ditetapkan tercapai.

Pernyataan terbaru ini muncul setelah parade Hari Kemenangan di Moskow pada 9 Mei, yang memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Perang Rusia–Ukraina yang telah berlangsung lebih dari empat tahun itu disebut telah berdampak besar, termasuk hilangnya sebagian wilayah Ukraina dan meningkatnya ketegangan dengan negara-negara Eropa serta NATO.

Sementara itu, negara-negara Eropa tetap menegaskan dukungan mereka kepada Ukraina dan menyebut Rusia harus dihentikan dalam konflik tersebut. Rusia membantah tudingan tersebut dan menyebut Barat turut memperpanjang perang melalui dukungan militer ke Kyiv.*

(oz/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sidang Etik Polri Polda Sumut Putuskan Kompol DK Dipecat Tidak Hormat, Banding Ditempuh
Isu Kudeta hingga Pembunuhan Vladimir Putin Menguat, Rusia Siaga Tinggi
Temui Macron di Prancis, Prabowo Akan Sampaikan Posisi RI soal Stabilitas Dunia
Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
Serangan ke UNIFIL Tewaskan Prajurit RI, Indonesia Pimpin Kecaman Keras di PBB
Polda Bali Ungkap Kasus Penculikan dan Mutilasi WNA Ukraina, 7 WNA Ditahan, 6 Masuk "Red Notice"
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru