Ketua IWO Kota Binjai, Surya Dharma Sitepu (Ikanan), dan Kadis Kominfo Kota Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar, dalam kegiatan coffee morning di halaman Kantor Dinas Kominfo Kota Binjai, Kec. Binjai Kota, Kamis, 15 Januari 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BINJAI — Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Binjai, Surya Dharma Sitepu, mengapresiasi langkah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar, yang memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan coffee morning sekaligus menyampaikan rencana fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Dinas Kominfo Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Kamis, 15 Januari 2026, atau empat hari setelah Ikhsan Siregar resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kominfo.
Dalam sambutannya, Ikhsan mengatakan kegiatan itu bertujuan membangun komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan insan pers sebagai mitra strategis penyampai informasi publik.
Menurut dia, peran media sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.
"Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan program pemerintah secara benar, objektif, dan berimbang. Sebagai Kepala Dinas yang baru, saya berharap komunikasi yang baik dengan insan pers dapat terus terjalin," kata Ikhsan.
Ia menegaskan, selain sebagai penyampai informasi pembangunan, pers juga memiliki fungsi kontrol sosial.
Namun fungsi tersebut, kata dia, perlu dijalankan dengan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, prinsip check and recheck, serta keseimbangan informasi.
"Kontrol sosial penting, tetapi harus proporsional. Keseimbangan antara pemberitaan pembangunan dan kritik konstruktif perlu dijaga agar tidak mengganggu iklim investasi di Kota Binjai," ujarnya.
Menanggapi keluhan wartawan terkait masih adanya pejabat daerah yang kurang responsif terhadap kerja jurnalistik, Ikhsan menyatakan akan melakukan koordinasi dan pembinaan agar seluruh perangkat daerah lebih terbuka dan komunikatif terhadap media.
Ia juga menegaskan komitmen Dinas Kominfo Kota Binjai untuk memfasilitasi pelaksanaan UKW bagi wartawan yang belum mengikuti uji kompetensi tersebut.
Fasilitasi itu, kata dia, dapat dilakukan melalui anggaran pemerintah daerah maupun kerja sama dengan pihak lain.
"UKW merupakan standar profesional untuk mengukur kompetensi wartawan agar produk jurnalistik yang dihasilkan lebih akuntabel dan terpercaya," kata Ikhsan.
Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, Joko Waskitono, berharap kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah yang memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan media.
"Pemerintah Kota Binjai mendorong digitalisasi pelayanan publik, transparansi anggaran, serta pelaksanaan program prioritas pembangunan. Peran media sangat penting dalam mengawal proses tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Ketua IWO Kota Binjai, Surya Dharma Sitepu, menilai rencana fasilitasi UKW sebagai langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme insan pers di daerah.
"UKW bukan sekadar sertifikat, tetapi standar profesionalisme untuk mengukur kemampuan teknis, pemahaman etika jurnalistik, dan tanggung jawab moral wartawan dalam menyajikan informasi yang berkualitas dan berimbang," kata Surya Dharma.
Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital, kompetensi wartawan menjadi kebutuhan mutlak agar kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga.
Kegiatan coffee morning tersebut ditutup dengan diskusi interaktif dan foto bersama.
Acara dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta insan pers dari berbagai organisasi, antara lain PWIBinjai, IWOBinjai, SMSI Binjai, Pewarta Binjai, Forwaka Binjai, Foswan Sumut, dan jajaran Dinas Kominfo Kota Binjai.*