BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Prabowo Tersenyum Lihat Gunungan Rp10 Triliun Duit Rampasan Koruptor, Singgung Dana Misterius Rp39 Triliun

Adelia Syafitri - Kamis, 14 Mei 2026 07:52 WIB
Prabowo Tersenyum Lihat Gunungan Rp10 Triliun Duit Rampasan Koruptor, Singgung Dana Misterius Rp39 Triliun
Presiden Prabowo Subianto mengaku senang kembali menghadiri acara penyerahan uang sitaan hasil perkara ke kas negara yang digelar di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku senang kembali menghadiri acara penyerahan uang sitaan hasil perkara ke kas negara yang digelar di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo bahkan tersenyum saat melihat langsung tumpukan uang hasil rampasan perkara korupsi senilai Rp10,2 triliun yang dipajang menyerupai piramida besar.

"Saya senang kalau diundang terus acara begini. Tiap undangan, lihat secara fisik Rp10 triliun," kata Prabowo disambut tawa para tamu undangan.

Baca Juga:

Uang sitaan yang diserahkan pada tahap keempat itu mencapai Rp10.270.051.886.464. Dana tersebut berasal dari denda administrasi dan hasil penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH.

Penyerahan uang dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan disaksikan langsung Presiden Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga mengungkap adanya laporan mengenai dana misterius sekitar Rp39 triliun yang masih tersimpan di sejumlah rekening bank tanpa kejelasan kepemilikan.

Menurutnya, uang tersebut diduga milik para koruptor atau pelaku kriminal yang telah melarikan diri maupun meninggal dunia.

"Para koruptor atau para kriminal itu mungkin entah sudah lari dari Indonesia atau sudah meninggal, uangnya ketinggalan di rekening-rekening nggak jelas," ujarnya.

Prabowo juga menegaskan acara penyerahan uang sitaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata penegakan hukum dan pengembalian kerugian negara.

Ia mengatakan rakyat kini ingin melihat bukti konkret dari kinerja pemerintah, bukan hanya pidato dan sambutan.

"Rakyat kita harus lihat, ini loh uang, hari ini Rp10 triliun," katanya.

Prabowo menyebut uang hasil rampasan perkara korupsi itu nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas publik, termasuk perbaikan ribuan puskesmas di berbagai daerah.

Menurutnya, dana Rp10 triliun tersebut bisa digunakan untuk mempercepat pembangunan sekitar 5.000 puskesmas di Indonesia.*

(d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dirut PT PASU Tbk Sebut Jadi Korban Kriminalisasi dalam Kasus Dugaan Korupsi Inalum Rp141 Miliar: Ini Murni Perdata, Bukan Pidana
Empat Terdakwa Kasus Alih Lahan PTPN II Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Jaksa Hanya “Copy Paste” Dakwaan
Kasus Korupsi Inalum, Terdakwa Dante Sinaga Bantah Dakwaan dan Minta Dibebaskan
Dirut PUD Pasar Medan Laporkan Dugaan Korupsi Internal ke Kejari Medan
Usai Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 Miliar Jadi Sorotan, Gus Ipul Nonaktifkan 2 Pejabat Kemensos
Kasus Korupsi Ombudsman RI Melebar: Kejagung Ungkap Dugaan Jual Beli LAHP, Uang Rp600 Juta Dikembalikan PT Toshida
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru