Belajar dari Kasus Aek Nabara, OJK Minta Bank Perkuat Respons Cepat dan Perlindungan Nasabah
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan pentingnya respons cepat dan transparan dari perbankan dalam menangani setiap insiden,
EKONOMI
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong perempuan untuk mampu menyeimbangkan peran di rumah tangga dan ruang publik. Ia menilai masih ada "jarak" yang membuat kedua peran tersebut belum berjalan selaras.
Hal itu disampaikan Bobby saat menghadiri peringatan Hari Kartini dalam seminar bertajuk "Saatnya Perempuan Bicara" yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPAKB) Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (24/4/2026).
Menurut Bobby, perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi di berbagai sektor, namun masih dihadapkan pada tantangan dalam membagi peran antara keluarga dan ruang publik.Baca Juga:
"Kita butuh jembatan agar perempuan bisa menjalankan dua peran itu secara seimbang, tanpa harus memilih salah satu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyoroti masih rendahnya keterlibatan perempuan dalam jabatan publik, khususnya pada posisi strategis pengambilan keputusan.
Ia mengungkapkan, masih terdapat daerah di Sumatera Utara yang belum memiliki keterwakilan perempuan di lembaga legislatif.
"Masih ada kabupaten/kota yang tidak memiliki anggota dewan perempuan. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua," katanya.
Bobby menambahkan, dari total 15,7 juta penduduk Sumatera Utara, sekitar 7,8 juta di antaranya merupakan perempuan. Dari jumlah tersebut, 5,8 juta berada dalam usia produktif yang dinilai memiliki potensi besar sebagai generasi penerus kepemimpinan.
"Ini kekuatan besar. Kita harap ke depan semakin banyak perempuan yang tampil dan berperan, tidak hanya di daerah, tetapi juga di tingkat nasional," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi mengungkapkan data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih cukup tinggi.
Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 35.131 kasus dengan total korban mencapai 37.372 orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas korban merupakan perempuan.
"Angka ini memang meningkat, namun ini juga menunjukkan bahwa perempuan mulai berani melapor. Ini perkembangan positif, meski tetap harus menjadi perhatian serius," ujarnya.
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan pentingnya respons cepat dan transparan dari perbankan dalam menangani setiap insiden,
EKONOMI
MEDAN Kasus hukum yang menjerat Kornauli br Sinaga (58), seorang janda di Kabupaten Samosir, menjadi sorotan setelah tim advokat menilai
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sengketa kepemilikan dan keabsahan organ Yayasan Abdi Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sumatera Utara (APIPSU) kembali memanas. Kua
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memimpin rapat koordinasi pembahasan perkembangan dan validasi data Jaminan Kesehatan Ac
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjalin kolaborasi dengan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YCKI) untuk memperkuat p
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait rencana pemerintah yang disebut akan mengenakan Pajak Pertamba
EKONOMI
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar acara silaturahmi sekaligus pelepasan resmi bagi delapan dosen, tenaga kepen
AGAMA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah mengalami tekanan dan bergerak melemah dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian,
EKONOMI
DELI SERDANG Polisi berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba dalam jumlah besar berupa 50 kilogram sabu dan puluhan ribu butir ekst
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tidak ada pemaksaan kepada perbankan, termasuk bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (
EKONOMI