Prabowo Pilih Fokus Benahi Agenda Dalam Negeri, Absen dari KTT ASEAN-Rusia
BOGOR Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEANRusia yang akan digelar di Kazan, Rusi
POLITIK
PIDIE JAYA – Hunian sementara (huntara) yang dibangun Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menjadi titik awal kebangkitan bagi para penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh. Tidak hanya sebagai tempat tinggal sementara, huntara juga menjadi ruang untuk memulai kembali kehidupan yang sempat terhenti.
Di kawasan huntara yang berlokasi di sekitar Kantor Bupati Pidie Jaya, aktivitas warga mulai kembali terlihat. Salah satunya dialami Reni (47), penyintas bencana yang perlahan bangkit dengan membuka usaha makanan kecil di lingkungan tersebut.
Rumah Reni sebelumnya rusak parah akibat banjir yang melanda wilayahnya. Ia bersama keluarga terpaksa mengungsi dan memulai hidup dari awal. Namun di tengah keterbatasan, ia memilih untuk tidak menyerah.Baca Juga:
Setiap hari, Reni mengolah berbagai makanan ringan seperti risol, tahu goreng, timpan, hingga bakso goreng dari dapur sederhana di huntara. Usaha kecil itu menjadi penopang ekonomi keluarga sambil menunggu pemulihan tempat tinggal permanen.
"Alhamdulillah sekarang bisa jualan lagi. Hasilnya memang belum banyak, tapi cukup untuk kebutuhan sehari-hari," kata Reni, Selasa (5/5/2026).
Dengan modal awal sekitar Rp200 ribu hasil pinjaman dan bantuan peralatan dapur dari Satgas PRR, usaha Reni perlahan mulai berkembang. Di depan huntara tempat tinggalnya, ia kini membuka warung kecil yang juga dibantu oleh kedua putrinya.
Bagi Reni, keberadaan huntara memberikan ruang aman untuk kembali menata hidup setelah kehilangan rumah akibat bencana.
Cerita serupa juga datang dari Siti Asyiah, warga Aceh Tamiang. Ia sebelumnya tinggal di tenda pengungsian selama lima bulan sebelum akhirnya menempati huntara yang lebih layak.
Siti mengaku kondisi tempat tinggal sementara tersebut membantu keluarganya kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik.
"Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga huntara yang belum selesai bisa segera rampung dan huntap juga cepat dibangun," ujarnya.
Satgas PRR menyebut, pembangunan huntara tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat tinggal, tetapi juga mendukung pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak bencana.*
(dh)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEANRusia yang akan digelar di Kazan, Rusi
POLITIK
HAMBALANG Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu,
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan izi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak kalangan mahasiswa untuk tidak pesimistis terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Mohammad Nuruzzaman, sebagai saksi
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA
PEMERINTAHAN
MEDAN Polda Sumatera Utara memastikan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat di Kota Medan ber
PERISTIWA
MEDAN Polrestabes Medan masih mendalami dugaan keterlibatan pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam kasus penyalahgunaan
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan sekaligus melepas petu
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Asahan untuk mengikuti Musabaqah Tilaw
PENDIDIKAN