Pecah Telur 35 Tahun! Tumbangkan Thailand via Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan eks Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Heri Sudarmanto, menampung uang hasil pemerasan terkait pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) menggunakan rekening kerabatnya.
Jumlah aliran uang yang diterima Heri diperkirakan mencapai Rp12 miliar, termasuk setelah dirinya pensiun.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penerimaan uang itu dilakukan sejak Heri menjabat sebagai Direktur PPTKA (2010–2015), Dirjen Binapenta (2015–2017), Sekjen Kemnaker (2017–2018), hingga Fungsional Utama (2018–2023).Baca Juga:
Bahkan, menurut Budi, dugaan aliran uang tersebut masih berlangsung sampai 2025.
"Penyidik masih akan terus melacak dan menelusuri dugaan aliran-aliran yang terkait dengan perkara ini. Diduga pola pungutan tidak resmi seperti ini sudah terjadi sejak lama," ujar Budi, Jumat (16/1/2026).
Heri Sudarmanto ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Oktober 2025, sehari setelah rumahnya digeledah oleh penyidik KPK.
Dalam penggeledahan itu, aparat menyita sejumlah aset termasuk satu unit mobil dan tanah di Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya pemulihan aset (asset recovery) dari tindak pidana korupsi.
Selain Heri, KPK telah melimpahkan berkas dan barang bukti untuk delapan tersangka lain.
Mereka adalah pejabat dan staf di Direktorat PPTKA Ditjen Binapenta dan PKK Kemenaker, antara lain:
- Suhartono dan Haryanto, mantan Dirjen Binapenta dan PKK.
- Wisnu Pramono, mantan Direktur PPTKA.
- Devi Anggraeni, Koordinator dan Direktur PPTKA periode 2020–2025.
- Gatot Widiartono, Koordinator Analisis dan Pengendalian TKA.
- Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad, staf di Direktorat Binapenta dan PPTKA.
KPK menduga total uang pemerasan yang diterima para tersangka dan pegawai Ditjen Binapenta serta PPTKA mencapai Rp53,7 miliar, yang sebagian digunakan untuk kepentingan konsumtif seperti makan-makan para pegawai.
Kasus ini menjadi salah satu sorotan lantaran aliran dana yang berasal dari pemohon RPTKA dianggap berlangsung sistematis dan bertahun-tahun, sehingga KPK menekankan pentingnya penyidikan tuntas dan pemulihan aset.*
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA Kuasa hukum Denny Indrayana Cs, Refly Harun, meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan
POLITIK
MEDAN Hampir 40 tahun tinggal di rumah papan, Rosila, warga Jalan Rela Gang Buntu, kawasan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dik
PEMERINTAHAN
MEDAN Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menj
PEMERINTAHAN
BINJAI Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai meresmikan kantor baru di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Kary
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraks
PEMERINTAHAN
MEDAN DPRD Kota Medan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Revisi tersebut di
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan silaturahmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi
PEMERINTAHAN