BREAKING NEWS
Jumat, 27 Maret 2026

Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online Kamboja, 19 Tersangka Ditangkap dan Uang Mengalir ke Luar Negeri

Adam - Kamis, 26 Maret 2026 21:59 WIB
Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online Kamboja, 19 Tersangka Ditangkap dan Uang Mengalir ke Luar Negeri
Polda Sumut memaparkan dan menunjukkan barang bukti judi online beromzet Rp 7 miliar di Mapolda Sumut, Kamis (26/3/2026) malam. (Foto: Dok. Polda Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kombes Bayu Wicaksono mengungkapkan bahwa hasil perjudian ini diduga langsung dikirim ke luar negeri. Namun, dia tidak merinci negara mana yang menerima aliran dana tersebut.

"Uang hasil perjudian sudah berada di luar negeri, dan kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aliran dana ini," jelas Bayu.

Tersangka dan Peran Mereka

Tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda, seperti operator, telemarketing, dan pengawas.

Mereka bekerja dengan bayaran yang bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per bulan. Berikut adalah beberapa peran yang terlibat dalam sindikat ini:

- TR alias Rama, NU alias Tasya, AA alias Anggi, dan LAP alias Lisa berperan sebagai telemarketing.
- RH alias Rika, MI alias Arif, dan TL alias Tom bertugas sebagai operator yang memantau jaringan internet.
- RS alias Reza berperan sebagai operator media sosial untuk mempromosikan situs judi.
- BH alias Tony menjadi pengawas atau leader di kamar tempat perjudian berlangsung.

Modus Operandi Sindikat Judi Online

Sindikat ini memanfaatkan teknologi untuk menarik pemain melalui promosi situs judi, mengarahkan mereka untuk melakukan deposit, dan memastikan transaksi berjalan lancar.

Setelah pendaftaran dan deposit dilakukan, pemain diarahkan untuk memilih jenis permainan yang mereka inginkan. Jika menang, mereka bisa menarik uang mereka langsung. Sebaliknya, jika kalah, saldo pemain akan terpotong otomatis.

Kesimpulan

Pengungkapan ini menandakan semakin seriusnya ancaman praktik perjudian online di Indonesia. Polda Sumut berjanji akan terus mengusut sindikat ini hingga tuntas, dengan fokus pada aliran dana yang mengarah ke luar negeri.

Penggerebekan ini juga menjadi peringatan bahwa meskipun praktik ini terus berkembang, aparat penegak hukum berkomitmen untuk menindak tegas para pelaku.*

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anggota DPR RI Doli Kurnia Tandjung Sambangi Rumah Keluarga WNI Ditahan di Kamboja, Berikan Dukungan Moral
Tarif Impor AS untuk Panel Surya RI Bisa Capai 143%, Mendag Tegaskan Perlindungan Industri Nasional
Tangis Seorang Ibu: Putranya Ditahan di Kamboja, Mohon Bantuan Pemerintah
Sejak Januari, Ribuan WNI di Kamboja Ajukan Bantuan Kepulangan ke RI
Jumlah WNI yang Minta Pulang dari Kamboja Capai 2.493 Orang
OJK Sebut WNI Terlibat Scam Bukan Korban, Ketua BKSAP: Masalahnya Lapangan Kerja di Indonesia Minim
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru