Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
GUNUNGSITOLI — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat di wilayah Kepulauan Nias.
Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan yang masih berstatus daerah tertinggal itu.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby usai memimpin upacara pembukaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD di Lapangan Pelita, Rabu, 6 Mei 2026.Baca Juga:
"Harapannya tentunya Kepulauan Nias ini segera keluar dari kategori daerah tertinggal. Kita tahu Kepulauan Nias masih ada kategori daerah tertinggal, dan ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur dan fisik lainnya sehingga masyarakat bisa segera lebih sejahtera," kata Bobby.
Pembukaan program ditandai dengan pemukulan gong oleh Bobby Nasution sebagai simbol dimulainya kegiatan Karya Bakti Skala Besar di wilayah Kepulauan Nias.
Program Karya Bakti Skala Besar merupakan agenda nasional yang dijalankan TNI Angkatan Darat di sejumlah daerah di Indonesia.
Program tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan wilayah, khususnya di daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.
Sejumlah kegiatan fisik akan dilaksanakan dalam program tersebut, di antaranya pembangunan jembatan, pembuatan sumur bor, hingga pembangunan fasilitas penunjang masyarakat lainnya.
Pangdam I/Bukit Barisan Hendy Antariksa mengatakan program itu mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
"Selain mendapat dukungan pusat, kami juga didukung sepenuhnya oleh bapak Gubernur Sumut. Beberapa titik sasaran fisik mendapat dukungan dari Pemprov serta seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Nias," ujar Hendy.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dapat mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan, sekaligus membuka akses ekonomi dan pelayanan dasar bagi masyarakat di Nias.*
(ad)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN